Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

LDII Susun Strategi Dakwah Kreatif dan Respons Krisis Cepat di Era Percakapan Digital

2025/11/16
in Nasional
1
Anggota Divisi Litbang LINES DPP LDII, Galant Prabajati di acara Rapat Koordinasi Bidang Komunikasi Informasi dan Media (Rakorbid KIM) pada Sabtu (15/11). Foto: LINES

Anggota Divisi Litbang LINES DPP LDII, Galant Prabajati di acara Rapat Koordinasi Bidang Komunikasi Informasi dan Media (Rakorbid KIM) pada Sabtu (15/11). Foto: LINES

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (15/11). DPP LDII menyoroti perubahan perilaku publik yang menjadikan media sosial sebagai ruang utama untuk mencari validasi. Hal tersebut disampaikan anggota Divisi Litbang LINES DPP LDII, Galant Prabajati di acara Rapat Koordinasi Bidang Komunikasi Informasi dan Media (Rakorbid KIM) pada Sabtu (15/11).

Galant menjelaskan publik tak lagi hanya mencari informasi, tetapi validasi sosial melalui respons dan percakapan digital. Ia mencontohkan fenomena di Nepal, di mana pemilihan Perdana Menteri dilakukan melalui mekanisme voting di media sosial. Ia menyebut ruang digital telah menjadi arena pembentukan opini publik, yang dampaknya dapat merembet ke tindakan sosial di lapangan, salah satunya kerusuhan.

“Percakapan digital bisa memicu pembesaran isu dalam hitungan menit. Jika tidak dikelola, dampaknya bisa masuk ke dalam pergerakan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Galant, LDII menghadapi beragam tantangan di era digital, mulai dari disinformasi, stigma lama yang terus direproduksi, hingga provokasi dan kebisingan informasi. Kondisi ini membuat opini publik mudah terbelah. Ia menilai organisasi membutuhkan strategi komunikasi yang lebih disiplin agar tidak terseret arus informasi yang tak terkontrol.

“Langkah pertama ketika menghadapi masalah adalah musyawarah dengan pemangku kepentingan internal. Jangan terburu-buru merilis pernyataan,” katanya.

Ia juga menyoroti perilaku warga LDII di media sosial yang berpengaruh langsung terhadap persepsi publik. Menurutnya, penggunaan tagar LDII pada konten remeh, unggahan yang mengabaikan etika, atau pembahasan isu internal di ruang publik sering memunculkan kesan keliru tentang organisasi.

“Perilaku individual yang tidak bijak bisa menimbulkan generalisasi terhadap LDII secara keseluruhan,” ujarnya. Ia meminta warga LDII lebih memahami tata krama digital, terutama saat membawa identitas organisasi.

Dalam paparannya, Galant menguraikan prinsip dasar manajemen krisis yang perlu dijalankan LDII. Prinsip pertama ialah bersikap tenang dan tidak reaktif. Semua isu harus dibahas secara internal sebelum organisasi mengeluarkan pernyataan apa pun. “Krisis itu membutuhkan kepala dingin. Reaksi cepat yang tidak terukur justru memperburuk keadaan,” katanya. Ia menambahkan pentingnya satu komando dan satu narasi agar tidak muncul perbedaan informasi.

Koordinator Divisi Media Sosial DPP LDII, Faza Ruziqyani di acara Rapat Koordinasi Bidang Komunikasi Informasi dan Media (Rakorbid KIM) pada Sabtu (15/11). Foto: LINES

Sementara itu, Koordinator Divisi Media Sosial DPP LDII, Faza Ruziqyani menjelaskan media sosial telah menjadi ruang strategis untuk menyampaikan pesan keagamaan dengan jangkauan luas, terutama kepada generasi muda yang menghabiskan banyak waktu di platform digital.

Data Indonesia Digital Report 2025 mencatat 143 juta pengguna media sosial di Indonesia, atau sekitar setengah populasi. Waktu layar rata-rata masyarakat mencapai 7,5 jam per hari. Menurut narasumber, kondisi ini membuka peluang besar bagi LDII memaksimalkan dakwah digital. “Ruang digital tidak sekadar tempat berbagi konten, tetapi arena pembentukan cara pandang. Jika kita hadir secara konsisten dan kreatif, nilai-nilai kebaikan bisa menjangkau lebih banyak orang,” ujar Faza.

Faza menjelaskan media sosial menawarkan berbagai keunggulan, mulai dari penyebaran pesan yang lebih cepat, pilihan format dakwah yang variatif, hingga peluang membangun komunitas positif. Menurutnya, generasi muda kini lebih mudah menerima pesan agama melalui format visual, narasi pendek, dan gaya komunikasi yang dekat dengan keseharian. “Kita perlu masuk ke ruang mereka tanpa kehilangan substansi dakwah. Intinya edukatif, namun tetap relevan,” katanya.

LDII juga menilai media sosial sebagai sarana penting untuk meredam arus informasi negatif dan memperkuat citra organisasi. Narasumber menekankan pentingnya menghadirkan konten positif yang mampu bersaing dengan informasi yang menyesatkan. “Jika ruang digital dipenuhi konten yang keliru, kita wajib hadir dengan narasi yang lebih jernih. Konten dakwah bisa menjadi penyeimbang,” ucapnya.

Dalam paparannya, narasumber memberikan panduan agar warga LDII maupun para pengelola media sosial di struktur organisasi mampu menghasilkan konten dakwah yang menarik. Ia menyarankan agar setiap kreator mengenali target audiens, memilih platform yang tepat, serta menggunakan hook yang kuat. “Konten yang berhasil biasanya punya kesan pertama yang baik. Hook itu penentu apakah orang akan lanjut menonton atau langsung scroll,” katanya.

Ia menambahkan penggunaan storytelling, visual yang rapi, serta identitas khas sangat berpengaruh dalam membangun kedekatan emosional dengan audiens. Konsistensi juga menjadi kunci. Menurutnya, interaksi aktif seperti Q&A, polling, kuis, hingga kompetisi membantu memperkuat hubungan dengan pengikut. “Interaksi langsung membuat audiens merasa dihargai. Ini yang membangun loyalitas dan komunitas,” ujarnya.

Di akhir sesi, Faza menekankan pentingnya verifikasi sebelum membagikan informasi, terutama konten keagamaan. Ia mengingatkan agar warga LDII menyaring informasi sebelum menyebarkannya, mengingat cepatnya hoaks beredar di media sosial. “Konten dakwah membawa tanggung jawab moral. Pastikan akurat, bersumber jelas, dan tidak menimbulkan salah paham,” katanya.

Tags: Dakwah KreatifEra DigitalldiiRespons Krisis Cepat

Comments 1

  1. Umi Nasichah says:
    7 months ago

    Alhamdulillah lancar barokah kak faza dkk

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Surahman on LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing
  • Surahman on LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing
  • Supardo on Wamenhaj Kunjungi LDII Tarakan, Ajak Generasi Muda Sehat Fisik dan Intelektual
  • Edy purwanto on LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing
  • Sigit Budi Nugroho on LDII dan BJB Syariah Jajaki Kolaborasi Ekonomi Umat Berbasis Digital
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Generasi Muda LDII Gunungkidul Gelar Masak Bareng, Latih Kemandirian dan Kreativitas

Generasi Muda LDII Gunungkidul Gelar Masak Bareng, Latih Kemandirian dan Kreativitas

May 25, 2026
SMP Alkarima Boarding School Bantul Melaju ke Final Lomba Cerdas Cermat Museum

SMP Alkarima Boarding School Bantul Melaju ke Final Lomba Cerdas Cermat Museum

May 25, 2026
Jelang Muswil, LDII Sultra Audiensi dengan Wagub Hugua

Jelang Muswil, LDII Sultra Audiensi dengan Wagub Hugua

December 12, 2025
LDII Salatiga Sambut Kepemimpinan Baru Kemenag, Dorong Penguatan Kerukunan dan Pelayanan Publik

LDII Salatiga Sambut Kepemimpinan Baru Kemenag, Dorong Penguatan Kerukunan dan Pelayanan Publik

May 25, 2026
LDII Sulsel dan BSI Matangkan Kolaborasi UMKM Syariah, Siapkan Seminar Ekonomi Umat

LDII Sulsel dan BSI Matangkan Kolaborasi UMKM Syariah, Siapkan Seminar Ekonomi Umat

0
Laode Ahmad Jais Nakhodai LDII NTT, Fokus Konsolidasi dan Penguatan Kontribusi Umat

Laode Ahmad Jais Nakhodai LDII NTT, Fokus Konsolidasi dan Penguatan Kontribusi Umat

0
MUI dan LDII Bontang Tegaskan Jaga Kerukunan di Kota Multikultural

MUI dan LDII Bontang Tegaskan Jaga Kerukunan di Kota Multikultural

0
Mengenal Rukun Haji, Amalan yang Menentukan Sahnya Ibadah

Mengenal Rukun Haji, Amalan yang Menentukan Sahnya Ibadah

0
LDII Sulsel dan BSI Matangkan Kolaborasi UMKM Syariah, Siapkan Seminar Ekonomi Umat

LDII Sulsel dan BSI Matangkan Kolaborasi UMKM Syariah, Siapkan Seminar Ekonomi Umat

May 30, 2026
Laode Ahmad Jais Nakhodai LDII NTT, Fokus Konsolidasi dan Penguatan Kontribusi Umat

Laode Ahmad Jais Nakhodai LDII NTT, Fokus Konsolidasi dan Penguatan Kontribusi Umat

May 30, 2026
MUI dan LDII Bontang Tegaskan Jaga Kerukunan di Kota Multikultural

MUI dan LDII Bontang Tegaskan Jaga Kerukunan di Kota Multikultural

May 29, 2026
Mengenal Rukun Haji, Amalan yang Menentukan Sahnya Ibadah

Mengenal Rukun Haji, Amalan yang Menentukan Sahnya Ibadah

May 28, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII Sulsel dan BSI Matangkan Kolaborasi UMKM Syariah, Siapkan Seminar Ekonomi Umat May 30, 2026
  • Laode Ahmad Jais Nakhodai LDII NTT, Fokus Konsolidasi dan Penguatan Kontribusi Umat May 30, 2026
  • MUI dan LDII Bontang Tegaskan Jaga Kerukunan di Kota Multikultural May 29, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.