Pringsewu (8/6). DPD LDII Pringsewu menghelat “Sharing Session Kewirausahaan Affiliate Marketing”, di Alam Ndoro Putri Pagelaran, Pringsewu, Lampung. Acara yang diikuti 82 peserta tersebut mengambil tema “Membangun Generasi Penerus LDII yang Profesional, Mandiri dan Enterpreneurship di Era Digital”, pada Minggu (31/5/2026).
Ketua DPD LDII Pringsewu, Dian Arif Rahman mengatakan, pihaknya menghadirkan praktisi affiliate marketing, Sandi Prayoga dan Joni Alfian. “Bertujuan membekali generasi muda dengan nilai-nilai kemandirian,” ujarnya.
Menurutnya, saat ini, kemajuan teknologi digital bagaikan pisau bermata dua. “Jika bisa dimanfaatkan dengan baik, akan menjadi sumber pengetahuan dan penghasilan. Sebaliknya, jika tidak bijak, hanya akan membawa keburukan,” imbuhnya.
Dian menambahkan, pihaknya berkomitmen mencetak generasi yang profesional dan religius, “Yang tidak hanya mahir teknologi, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha. Jangan hanya menjadi konsumen, tetapi jadilah kreator dan enterpreneur digital,” tegasnya.
Sementara itu, pemateri sharing session, Sandi Prayoga memaparkan tahapan menjadi affiliator pemula. “Kunci utama affiliate marketing terletak pada pemahaman produk, pembentukan citra diri, serta konsisten membuat konten kreatif,” tuturnya.
Sandi menjelaskan, affiliate marketing adalah peluang besar, karena hanya membutuhkan modal yang relatif kecil. “Cukup dengan smartphone dan internet. Namun yang terpenting adalah konsisten dan jujur dalam mengulas produksi, untuk membangun kepercayaan audiens,” katanya.
Sementara itu, Joni Alfian mengisi sesi motivasi untuk membentuk mentalitas entrepreneur yang tangguh. Ia mengingatkan para generus, kegagalan di awal usaha adalah bagian dari proses belajar. “Kesuksesan bukan tentang siapa yang paling cepat, tetapi siapa yang paling konsisten bertahan, terus mengevaluasi diri, dan bersandar pada rida Allah melalui ikhtiar yang halal,” tutup Joni. (Nasrul Azhar/Lines Lampung)









