Pemalang (7/5). DPD LDII Kabupaten Pemalang menggelar kunjungan kerja dan silaturahim ke Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah di tingkat daerah, Sabtu (18/4/2026). Agenda ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antarorganisasi Islam sekaligus mendorong kolaborasi program di wilayah Pemalang.
Rombongan LDII Pemalang dipimpin Ketua DPD, Agus Sarwono, bersama jajaran pengurus harian. Kehadiran mereka disambut pengurus PCNU Pemalang dan PDM Pemalang dalam suasana dialog terbuka.
Agus Sarwono menyampaikan kunjungan ini diarahkan untuk mempererat hubungan antarormas sekaligus membangun kerja sama yang lebih konkret. Ia menilai komunikasi intensif menjadi kunci dalam menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat.
“Kami ingin memperkuat hubungan yang sudah terjalin. Kolaborasi antarormas penting untuk menciptakan lingkungan yang kondusif dan mendukung pembinaan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, langkah tersebut juga merupakan tindak lanjut hasil Musyawarah Nasional X LDII tahun 2026 yang mendorong pengurus di daerah lebih aktif menjalin kemitraan dengan berbagai pihak. Menurut Agus, peran ormas tidak hanya terbatas pada kegiatan keagamaan, tetapi juga mencakup kontribusi dalam pembangunan sosial dan ekonomi.
“Kami membuka ruang kerja sama di bidang dakwah, pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi umat. Ini menjadi fokus bersama agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu strategis dibahas, antara lain penguatan toleransi di tingkat akar rumput, kolaborasi program lintas organisasi, serta komitmen kebangsaan dalam menjaga keutuhan negara. Agus menilai sinergi ini dapat memperkuat peran ormas dalam menjaga harmoni sosial.
“Kerja sama ini penting untuk menjaga keseimbangan kehidupan masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan,” ucapnya.
Ketua PCNU Pemalang, Abu Joharudin Bahry menyambut positif kunjungan tersebut dan menilai kolaborasi lintas ormas menjadi kebutuhan dalam menghadapi dinamika masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjaga komunikasi yang berkelanjutan agar setiap program dapat berjalan selaras.
“Kami melihat pertemuan ini membuka peluang kerja sama yang lebih luas, terutama dalam bidang sosial dan pendidikan,” ucap pria yang kerap disapa Gus Bahry.
Hal senada disampaikan Ketua PDM Pemalang, Sapto Suhendro yang menilai sinergi antarorganisasi dapat memperkuat kontribusi umat Islam dalam pembangunan daerah. Ia menyebut kolaborasi dapat diarahkan pada program pemberdayaan masyarakat yang berdampak langsung.
“Kami berharap komunikasi seperti ini terus berlanjut sehingga dapat menghasilkan program bersama yang konkret dan bermanfaat,” katanya.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan buku “Nilai-Nilai Kebajikan Jamaah LDII” serta komitmen untuk menjaga komunikasi berkelanjutan demi penguatan peran ormas di Kabupaten Pemalang.









