Denpasar (18/7). DPW LDII Bali menjalin kerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Denpasar Mahendradata. Kerjasama itu ditandai penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), yang berfokus pada penyediaan layanan perbankan syariah bagi UMKM dan keselarasan dengan program kerja LDII Bali.
Acara yang berlangsung di Kantor Sekretariat DPW LDII Bali pada Senin, (13/7/2026) itu, akan menjadi sinergi lanjutan yang ditargetkan berdampak pada perekonomian warga. Kepala Cabang Pembantu BSI Denpasar Mahendradata Made Ayu Ratih Wijayanti mengungkapkan pertemuan itu menjadi wadah untuk mengenalkan produk keuangan syariah yang inklusif.
Menurutnya, BSI berkomitmen memfasilitasi kebutuhan finansial komunitas dan UMKM di lingkungan LDII. “Harapannya, kita akan bersinergi bareng untuk memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar melalui kerja sama ini,” ujarnya optimis.
Senada dengan Ratih, Ketua DPW LDII Bali, Olih Solihat Karso, memaparkan kerja sama tersebut bernilai strategis bagi organisasi. Selain memperluas dampak kemanfaatan untuk umat, sistem keuangan syariah yang ditawarkan BSI juga diyakini akan sangat membantu dalam merapikan tata kelola kas kegiatan keagamaan warga LDII di berbagai wilayah.
Lebih lanjut, Olih menjelaskan, warga akan mendapat sarana kemudahan akses perbankan yang bisa menyentuh berbagai lini kegiatan sosial kemasyarakatan. Salah satu contoh konkretnya adalah pengelolaan dana untuk ibadah tahunan seperti kurban. “Semoga bisa dioptimalkan manfaat dalam kerja sama ini untuk beramal shalih, terlebih seperti untuk berkurban dan beberapa kegiatan yang lain,” tuturnya.
Acara yang dihadiri jajaran staf BSI KCP Denpasar Mahendradata, pengurus harian, dan Dewan Penasihat DPW LDII Bali diharapkan menjadi batu loncatan awal yang solid untuk meningkatkan kualitas pembiayaan sarana kegiatan dakwah, sekaligus mendongkrak kemandirian ekonomi para pelaku UMKM warga LDII ke tingkat yang lebih baik. (rgy)









