Bitung (31/3). DPD LDII Kota Bitung menggelar buka puasa bersama di Masjid Al-Mansurin, Kota Bitung, Sulawesi Utara. Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi dakwah sekaligus penguatan pesan moderasi beragama di tengah masyarakat, Sabtu (14/3/2026).
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kota Bitung, Yahya W. Pasiak hadir memberikan tausiyah menjelang waktu berbuka puasa. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara penguatan iman dan tanggung jawab sosial umat beragama.
“Ramadan bukan hanya momentum ibadah personal. Ini juga saat yang tepat memperkuat persaudaraan dan meneguhkan nilai moderasi beragama agar masyarakat tetap rukun di tengah perbedaan,” kata Yahya.
Di tengah dinamika kehidupan sosial di daerah pesisir seperti Bitung, kegiatan dakwah berbasis komunitas seperti yang digelar LDII kerap menjadi ruang dialog informal antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat. “Sinergi antara organisasi keagamaan dan pemerintah penting untuk memastikan pesan keagamaan tidak terjebak pada eksklusivisme, tetapi justru memperkuat harmoni sosial,” jelas Yahya.
Menurutnya, organisasi keagamaan punya peran strategis dalam membangun karakter masyarakat. “Karena itu, kolaborasi dengan Kementerian Agama harus terus diperkuat,” pungkasnya.
Ketua DPD LDII Kota Bitung, Bumy Mustamin dalam sambutannya menegaskan bahwa forum keagamaan seperti ini bukan sekadar agenda seremonial Ramadan. “LDII berupaya menjadikan kegiatan dakwah sebagai ruang membangun kebersamaan umat sekaligus memperkuat komunikasi dengan pemerintah dan masyarakat luas,” ujarnya.
Bumy menekankan bahwa ia ingin memastikan dakwah berjalan menyejukkan dan terbuka. “Melalui kegiatan seperti ini, LDII ingin memperkuat ukhuwah sekaligus berkontribusi menjaga kerukunan masyarakat di Kota Bitung,” imbuh Bumy.
Kegiatan buka puasa bersama juga dihadiri jajaran pengurus LDII dari berbagai tingkatan, mulai dari dewan penasehat, pengurus DPD, hingga pengurus PC dan PAC se-Kota Bitung. Hadir pula Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Aertembaga, Suparmo Saleh bersama sejumlah tokoh masyarakat dan Dewan Penasehat DPW LDII Sulawesi Utara, Ahmad Fauzi sekaligus memimpin doa penutup.









