Lebak (6/8). PC LDII Kecamatan Rangkasbitung menggelar Munaqosah Generus jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar (SD). Kegiatan yang diikuti 35 peserta tersebut berlangsung di Masjid Baitul Jannah, Lebak, Banten, pada Rabu (8/7/2026).
Ketua PC LDII Rangkasbitung, Arip Rahman Hakim, mengajak semua pihak khususnya para orang tua untuk turut serta memberikan bimbingan dan pendidikan karakter kepada para generus di rumahnya masing-masing. “Pendidikan karakter ini adalah tugas semua pihak, bukan cuma tenaga pengajar tetapi juga tugas orang tua. Keduanya berperan penting dalam membentuk karakter anak sesuai tujuan tri sukses generus,” ujarnya.
Arip menegaskan, pendidikan karakter sangat penting di tengah kemajuan teknologi informasi saat ini. Seperti gadget, HP, sosial media, AI, ia berpesan jangan sampai anak-anak terpengaruh oleh arus negatif globalisasi.
“Jadi mari kita bersama mewujudkan generus yang sholeh-solehah, yang faham agama dan berguna bagi orang tua, bagi masyarakat dan bagi sesama,” ungkapnya.
Sementara itu, Penasehat PC LDII Rangkasbitung, Paino Puji Mulya, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan rutin tahunan tersebut. Ia menilai munaqosah sebagai bentuk nyata pembinaan generus di wilayah Kecamatan Rangkasbitung.
“Alhamdulillah, Munaqosah Generus telah terlaksana dengan lancar. Anak-anak juga tampak semangat. Semoga ke depan pembelajaran dapat terus meningkat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Paino berharap anak-anak dapat menerapkan ilmu yang telah diterima dalam kehidupan sehari-hari. “Anak-anak juga tumbuh menjadi anak yang sholih, faham agama, dan menjadi generus yang alim, fakih, berakhlakul karimah, dan mandiri,” harapnya.
Munaqosah merupakan kegiatan evaluasi akhir semester yang bertujuan mengukur kompetensi generus dalam bidang tartil, tajwid, kelancaran membaca, dan hafalan Al Quran atau tahfidz. Selain itu, kegiatan ini juga menguji pemahaman materi keislaman dan pengamalan 29 Karakter Luhur LDII.

Dalam pelaksanaannya, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok sesuai jenjang usia. Pengujian dilakukan berdasarkan standar kompetensi pada masing-masing jenjang.
Agar suasana tetap kondusif dan menyenangkan, kegiatan juga diisi dengan games edukatif dan kuis berhadiah. Hal ini membuat para peserta mengikuti munaqosah dengan antusias dan penuh percaya diri.
Melalui kegiatan ini, para pengajar diharapkan dapat mengetahui capaian kemampuan setiap siswa dalam menerima materi pembelajaran. Dengan demikian, pembinaan selanjutnya dapat lebih terarah untuk mewujudkan Tri Sukses Generus LDII, yaitu alim fakih, berakhlakul karimah, dan mandiri, serta mampu mengamalkan 29 Karakter Luhur LDII dalam kehidupan sehari-hari.








