Bogor (30/7). Ratusan generasi muda LDII Kota Depok mengikuti kegiatan Cinta Alam Indonesia (CAI) 2026 di Villa Ayam Jago, Megamendung, Bogor, pada 17–19 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Perkemahan Akhir Tahun Ajaran (Permata) CAI Nasional yang menghadirkan pendekatan baru melalui Focus Group Discussion (FGD) untuk memperkuat pembentukan karakter generasi muda.
Ketua Pelaksana CAI Depok 2026, Aziz Saputra, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk membentuk generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan memiliki 29 karakter luhur sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan, “Tujuan utama kami adalah membangun generasi bangsa yang berdaya saing dan unggul, serta memiliki 29 karakter luhur,” ujar Aziz.
Ia mengatakan, penerapan metode FGD menjadi salah satu pembaruan dalam pelaksanaan CAI tahun ini. Melalui metode tersebut, peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga diajak aktif berdiskusi dan menyampaikan pandangan terhadap berbagai persoalan di lingkungan sekitar.
“Melalui FGD, kami mengarahkan peserta agar lebih terbuka dan berani mengemukakan pendapat mengenai berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan mereka. Harapannya, peserta tidak hanya menerima atau menghafal materi, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Aziz.
Wakil Ketua DPD LDII Kota Depok sekaligus pemateri CAI 2026, H. Sony Pawoko, menyampaikan bahwa pembinaan tahun ini berfokus pada penguatan karakter generasi muda. Menurutnya, terdapat tiga hal utama yang menjadi perhatian, yaitu memperkuat daya juang generasi penerus agar mendapatkan pertolongan Allah, menerapkan 29 karakter luhur dalam teori maupun praktik, serta membentengi generasi muda dari pelanggaran dan kemaksiatan.
Sony menjelaskan, metode FGD diterapkan agar peserta tidak hanya menjadi pendengar selama kegiatan berlangsung, tetapi juga menjadi bagian aktif dalam proses pembelajaran.
“Kami ingin peserta menjadi subjek pembelajaran. Mereka tidak hanya menjadi orang yang dibicarakan, tetapi juga ikut membahas persoalan yang ada di lingkungan mereka dan mencari solusinya bersama,” tambah Sony.
Melalui pendekatan tersebut, CAI 2026 diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter, kritis, serta mampu mengamalkan nilai-nilai luhur dalam kehidupan bermasyarakat sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.








