Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Organisasi

Merancang Proses Pembelajaran di Era Digital

2019/09/12
in Organisasi
0
MbakNisa Loknas2019
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Pesatnya kemajuan teknologi digital di masa sekarang memungkinkan anak-anak kita mendapatkan segala macam informasi secara mudah. Dan menggunakan gadget untuk segala keperluan, baik dalam urusan berbelanja, interaksi, hingga belajar.

Besar kemungkinan dengan tanpa adanya ‘rambu-rambu’ dari para pendidik, maka mereka malah terjerumus ke hal-hal negatif efek dari derasnya arus informasi yang tidak terbendung. Ibarat dua mata pisau, teknologi memiliki sisi negatif dan positif.

“Perubahan yang sangat cepat, menuntut setiap pendidik untuk meng-update literasi, model pendidikan agar disesuaikan kondisi sekarang” tutur Siti Nurannisa Paramabekti, praktisi pendidik dari LDII dalam acara Lokakarya Nasional DPP LDII, di Patal Senayan Jakarta, 12/09.

“Mereka (siswa) itu pintar, dan lebih update ketimbang guru-gurunya. Informasi aktual bisa didapat dengan mudah. Begitu pun aplikasi-aplikasi dan fitur di dalam gadget mereka. Tugas kita adalah memberikan pembelajaran agar mereka dapat lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi, dan bisa mengambil keuntungan melalui kemudahan informasi via internet.”

Dalam era revolusi industri ke-4 saat ini, kebutuhan manusia telah banyak menerapkan teknologi digital dalam berinteraksi maupun bertransaksi. Berbagai platform berbasis digital inilah yang akan menjadi masa depan para generasi muda. Sebagai pendidik kita harus tahu seberapa jauh memahami perubahan era digital yang tentunya akan berdampak pada proses pendidikan generasi ini?

“Untuk memberikan pembelajaran di era digital ini, kita memerlukan prinsip-prinsip dasar yaitu memahami perubahan lingkungan yang cepat, memahami perangkat teknologinya, kemampuan literasi baru berupa literasi data yaitu kemampuan untuk membaca, analisis, dan menggunakan informasi (big data) di era digital, literasi pendidikan mencakup memahami cara kerja mesin, aplikasi teknologi (coding, artifical intelligence, & engineering principles) dan literasi manusia (humanis, komunikasi dan desain).

Kemudian para pendidik mampu memahami karakteristik siswa, apa yang menjadi minat mereka, sehingga kita bisa merancang materi apa yang pas buat mereka. Yang terakhir adalah merancang pembelajaran fokus partisipasi aktif siswa, agar dapat melihat kompetensi peserta didik” jelas ibu muda yang biasa disapa Nisaa di hadapan ratusan peserta lokakarya.

Seiring dengan berkembangnya teknologi, paradigma pendidikan mengalami perubahan besar, dimana keberagaman pembelajaran dapat diakses dengan mudah melalui internet. Waktu belajar pun tidak terbatas lagi, artinya dapat belajar hingga akhir hayat tanpa ada batasan waktu, tempat, fasilitas dan usia.
Perbedaan yang nyata pendidikan era digital dengan model pendidikan tradisional dapat dilihat dari karakteristik siswanya.

Biasanya, para siswa pengguna teknologi digital (native digital) memiliki karakter: perpindahan antara satu hal dan hal lainnya sangat cepat, menguasai IT (Orientasi Gadged), Multi Tasker, lndividual dan global, sangat terbuka, lebih cepat terjun ke dunia kerja, memiliki mental wirausahawan, dan memiliki jaringan sosial. Namun permasalahan yang mereka hadapi pun lebih kompleks.

Ada tahapan-tahapan dalam merancang pembelajaran di eral digital. Pertama, kita harus pahami proses pembelajaran apakah sudah efektif dalam melakukan transfer informasi kepada peserta didik? Apakah metode kita sudah memenuhi syarat dalam mengembangkan individu sehingga memiliki kemampuan untuk bertanya, menganalisis, kemudian menerapkan informasi atau pengetahuan yang didapat. 

Jika menggunakan pembelajaran digital (e-learning) apakah menjadi cara baru untuk meningkatkan fleksibilitas dan sumber daya yang tersedia melalui internet?

Kedua, cara mengajar kita seperti apa? apakah sudah sesuai dengan kebutuhan para siswa? Kompetensi apa yang dibutuhkan? Dan sumber daya apa saja? Di era tradisional, biasanya para murid hadir di kelas untuk menerima pembelajaran dari guru, kemudian mengerjakan tugas-tugasnya di rumah. Sementara di era sekarang menggunakan metode flipped teaching, dimana seorang guru di rumah, membuat materi pendidikan berupa video atau presentasi kemudian di upload di internet untuk di-download para siswa.

Kemudian para siswa membahas materi tersebut dan mempersiapkan pertanyaan kepada guru. Di sekolah, guru menyediakan waktu diskusi bagi para murid dan menjawab pertanyaan-pertanyaan. Sementara para murid mengajukan pertanyaan pada bagian-bagian yang tidak dimengerti dan berperan aktif dalam diskusi sesama siswa.

Ketiga, membentuk tim pembelajaran yang terdiri dari ahli materi, desainer pembelajaran, tim IT, desainer web dan desainer grafis. Tim ini dibentuk sesuai kebutuhan.

Keempat, sumber daya apa saja yang dibutuhkan? Apakah kita membuat konten baru, atau menggunakan sumber daya yang sudah ada dari internet. Apakah kita yang memilih materi, atau memberikan kesempatan kepada siswa untuk mencari, memilih sendiri materi, menganalisa, mengevaluasi dan menerapkan informasi.

Kelima, penguasaan teknologi pembelajaran. Antara lain: sistem manajemen pembelajaran seperti Blackboard, Moodle, Desire2Learn, Canvas, Teknologi rekaman ceramah seperti podcast dan tangkapan kuliah, Tablet dan perangkat seluler seperti iPad, ponsel, dan aplikasi yang menjalankannya, MOOC dan banyak variannya seperti SPOC dan TOOCs, Media sosial seperti blog, wiki, Google Hangout, Google Documents, dan Twitter.

Keenam, menetapkan tujuan pembelajaran sesuai dengan perencanaan kurikulum, namun pada parkteknya mencakup antara lain pengembangan pengetahuan, pengembangan keterampilan, atau pada pengembangan operasional.

Ketujuh, Desain struktur pembelajaran dan kegiatan pembelajaran. Penetapan berapa banyak waktu yang harus digunakan siswa setiap minggu untuk belajar online, dan penjelasan tentang apa yang harus siswa lakukan dan kapan perlu dilakukan.

Kedelapan, komunikasi. Kehadiran seorang guru baik di ruang kelas, maupun di dunia maya bagi para siswanya dapat mendorong mereka, memantau diskusi secara teratur, dan sesekali melakukan intervensi jika perlu, tanpa menghambat diskusi.

Kesembilan, evaluasi dari hasil metode pembelajaran, apakah ada peningkatan atau tidak. Kemudian menemukan inovasi agar perkembangan pembelajaran dapat meraih hasil lebih baik lagi di masa mendatang.

Tantangan para pendidik saat ini adalah bukan menentukan seperti apa platform digital atau e-learning yang akan dirancang, tetapi bagaimana menjaganya agar tetap bisa dilakukan dengan fleksibel, tetap mutakhir (current), mengalir dengan mudah (fluid). Pendidik juga dituntut mampu mendidik siswanya agar menjadi seorang digital native yang memiliki digital wisdom, bijak dalam memanfaatkan teknologi, sesuai dengan 6 thabiat luhur. (eko/lines)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Harfan Suyoko on LDII Bener Meriah Silaturahim dengan Wakil Bupati Bahas Pemberdayaan Umat
  • Fauzi Achmadi on Buka Musda VI LDII Kota Metro, Wali Kota Penguatan Ormas dalam Pembangunan
  • Supardo on Buka Musda VI LDII Kota Metro, Wali Kota Penguatan Ormas dalam Pembangunan
  • Supardo on LDII Hadiri Rapat Kerja Daerah MUI Jakarta Pusat Dorong Perkuat Nilai Moderasi Agama
  • Muhamad Ipa Slamet on Ketua DPP LDII: TNI Dan Ormas Harus Saling Memperkuat Jaga Kedaulatan
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Meningkatkan Kualitas Ketakwaan kepada Allah SWT dengan Silaturohim dan Berbagi Bersama Anak Yatim-Dhuafa

Meningkatkan Kualitas Ketakwaan kepada Allah SWT dengan Silaturohim dan Berbagi Bersama Anak Yatim-Dhuafa

August 16, 2011
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Ponpes Gadingmangu Helat Aksi Bersih Lingkungan

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Ponpes Gadingmangu Helat Aksi Bersih Lingkungan

June 15, 2025
LDII Lembang dan Parongpong Pelaksana Awal Cek Kesehatan Gratis LDII di Bandung Barat

LDII Lembang dan Parongpong Pelaksana Awal Cek Kesehatan Gratis LDII di Bandung Barat

May 31, 2025
LDII Jebres Gencarkan Sosialisasi Anti-Bullying di Pesantren

LDII Jebres Gencarkan Sosialisasi Anti-Bullying di Pesantren

July 30, 2025

DPP LDII dan LDII Sultra Kolaborasi Tingkatkan Literasi Digital, Lindungi Generasi Muda dari Disinformasi

0
Ketua Ponpes Wali Barokah Ingatkan Pentingnya Kontribusi Santri dalam Pembangunan Nasional

Ketua Ponpes Wali Barokah Ingatkan Pentingnya Kontribusi Santri dalam Pembangunan Nasional

0
Ketua DPD LDII Sumedang Hadiri Doa Bersama Jelang Pilkades Digital

Ketua DPD LDII Sumedang Hadiri Doa Bersama Jelang Pilkades Digital

0
Staf Khusus TNI Apresiasi Kemandirian LDII Sugio Bangun Masjid dan Sekolah

Staf Khusus TNI Apresiasi Kemandirian LDII Sugio Bangun Masjid dan Sekolah

0

DPP LDII dan LDII Sultra Kolaborasi Tingkatkan Literasi Digital, Lindungi Generasi Muda dari Disinformasi

November 7, 2026
Ketua Ponpes Wali Barokah Ingatkan Pentingnya Kontribusi Santri dalam Pembangunan Nasional

Ketua Ponpes Wali Barokah Ingatkan Pentingnya Kontribusi Santri dalam Pembangunan Nasional

November 7, 2026
Ketua DPD LDII Sumedang Hadiri Doa Bersama Jelang Pilkades Digital

Ketua DPD LDII Sumedang Hadiri Doa Bersama Jelang Pilkades Digital

November 7, 2026
Staf Khusus TNI Apresiasi Kemandirian LDII Sugio Bangun Masjid dan Sekolah

Staf Khusus TNI Apresiasi Kemandirian LDII Sugio Bangun Masjid dan Sekolah

November 7, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • DPP LDII dan LDII Sultra Kolaborasi Tingkatkan Literasi Digital, Lindungi Generasi Muda dari Disinformasi November 7, 2026
  • Ketua Ponpes Wali Barokah Ingatkan Pentingnya Kontribusi Santri dalam Pembangunan Nasional November 7, 2026
  • Ketua DPD LDII Sumedang Hadiri Doa Bersama Jelang Pilkades Digital November 7, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

TELEGRAM

Untuk mengirim berita dari daerah Anda, silakan install aplikasi TELEGRAM lalu klik tautan berikut:

https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.