Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Organisasi

Lokakarya Pendidikan III: Tantangan Pengajaran Masa Kini

2019/07/28
in Organisasi
0
LokakaryaPendidikanIII
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

DPP LDII kembali menggelar FGD mengenai pendidikan. Acara ini merupakan tindak lanjut dari FGD pendidikan sebelumnya mengenai taxonomy bloom dan pengembangan kepribadian psikososial.

FGD kedua menjadi penting pula, karena cara mendidik juga penting diketahui, melalui ilmu pedagogi.

Taxonomy bloom membahas dari aspek perilaku seperti afektif, kognitif, psikomotorik, serta perkembangan psikososial untuk kepribadian seseorang, kali ini Tim Education Clearing House (ECH) LDII membahas mengenai ilmu pedagogi yakni strategi pembelajaran dengan tantangan perilaku murid generasi masa kini yang digelar pada Lokakarya Pendidikan di gedung DPP LDII hari Sabtu (27/7).

Pembicara pertama yang hadir saat itu, Siti Nurannisaa yang merupakan pakar pendidik menyampaikan dihadapan para peserta lokakarya bahwa pengajar umumnya menyampaikan ilmu, tapi pendidik juga harus bisa memiliki kompetensi memahami perilaku anak didik untuk mencapai tujuan yakni mencetak generus alim, fakih, profesional.

Proses belajar mengajar harus tahu ‘medan peperangan’ atau situasi kondisi yang dihadapi.
Era saat ini yang dihadapi adalah pekerjaan yang belum ada, masalah yang belum diketahui asal-usulnya. Karenanya dalam berperang, kita harus tahu medan perang, struktur organisasi perangnya seperti apa, dan strategi perangnya bagaimana. Jika memahami aspek-aspek tersebut, arahnya akan jelas bagaimana.

“Diungkapkan salah satu sekretaris pendidikan Amerika, Richard Riley pada masa pemerintahan Clinton, ia mengatakan perubahan yang terjadi saat ini memiliki arus yang tenang sehingga orang tidak sadar bahwa ada yang berubah,” kata Nisa, demikian ia akrab dipanggil. Perubahan yang terjadi secara masif, salah satunya cara komunikasi, kemampuan berpikir kritis kreatif, sikap motivasi integritas gaya hidup.

Beberapa perubahan yang terjadi:
Kemampuan dan penguasaan iptek berpengaruh kepada tingkat kesejahteraan
Keunggulan sumber daya alam kearah keunggulan sumber daya manusia dalam hal persaingan
Tolak ukurnya saat ini adalah industri cepat dengan industri lambat
Masyarakat saat ini berorientasi pada masyarakat berpengetahuan
Pergeseran persaingan dan sistem kerja (individu ke kelompok)

Kebenaran mengenai situasi yang sedang dihadapi menjadi penting. Karena masalah yang dialami anak didik sebelumnya juga berpengaruh pada bagaimana anak itu menerima pembelajaran. Apalagi menilik institusi pendidikan sekarang cenderung sulit memahami, apa yang sedang dihadapi akibat zaman yang berubah, dan sama sekali berbeda dengan sebelumnya.

Katakanlah murid sekarang adalah generasi Z, lebih aktif, cepat mencari informasi, sedangkan guru atau pengajarnya atau bahkan dosennya adalah generasi-generasi sebelumnya, yakni generasi Y yang lahir pada kisaran 1977-1995, generasi X yang berkisar 37-52 tahun atau generasi baby boomers yang kisaran usianya 52-70 tahun.

Tentunya antar generasi memiliki ciri masing-masing dan sangat berbeda satu sama lain. Jika generasi sebelum Y adalah generasi ‘pejuang’, artinya dalam mendapatkan sesuatu harus proses panjang dan tidak terlalu memahami teknologi, sedangkan generasi Y sudah memahami teknologi dan mampu mempersingkat proses dalam mencapai suatu hal.

Hal inilah yang ditegaskan Nisa, antara guru dan siswa yang memiliki age gap, jangan sampai terjadi ketidakpahaman dalam proses belajar. Pasalnya, para anak didik dari generasi masa kini adalah tipe yang sangat mudah mencari informasi, namun belum bisa mengelola bagaimana informasi itu. Kedua, sikap dan perilaku yang mereka miliki serba instan serta sedikit belajar tentang proses dan kesabaran.

Guru, pendidik, pengajar, orang tua serta lingkungan pada situasi yang dijelaskan tadi sangat berperan dalam mengingatkan serta mengarahkan tentang sikap dan perilaku tersebut. Pendidikan di lingkungan keluarga dan sekolah tugasnya mengajarkan hal-hal diluar akademis. Pengalaman untuk mengalami proses itu yang harus diajarkan.

Oleh karena itu, “Pendidik dituntut harus memiliki empati kepada anak didik, senang menantang diri sendiri, dan perasaannya harus gembira. Dimulai dari sikap menyayangi diri sendiri dan senang melakukan apa yang dikerjakan. Meski merasakan ketidaknyamanan, tapi mengetahui tujuan hidup,” demikian papar Nisa.(laras/prima/lines)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Surahman on LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing
  • Surahman on LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing
  • Supardo on Wamenhaj Kunjungi LDII Tarakan, Ajak Generasi Muda Sehat Fisik dan Intelektual
  • Edy purwanto on LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing
  • Sigit Budi Nugroho on LDII dan BJB Syariah Jajaki Kolaborasi Ekonomi Umat Berbasis Digital
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jabat Ketua DPD LDII Kota Semarang, Sunarto Siap Membumikan Toleransi

Jabat Ketua DPD LDII Kota Semarang, Sunarto Siap Membumikan Toleransi

April 28, 2026
MUI dan LDII Mamuju Tengah Jadikan 1 Muharam Momentum Introspeksi Diri

MUI dan LDII Mamuju Tengah Jadikan 1 Muharam Momentum Introspeksi Diri

June 17, 2026
LDII Wonogiri Dukung Program CKG, Ratusan Santri Ponpes Al Barru Ikut Pemeriksaan

LDII Wonogiri Dukung Program CKG, Ratusan Santri Ponpes Al Barru Ikut Pemeriksaan

June 17, 2026
Bupati Karangasem Apresiasi Cara LDII Bagikan Daging Kurban

Bupati Karangasem Apresiasi Cara LDII Bagikan Daging Kurban

June 17, 2026
LDII Tanah Bumbu Paparkan Program Pembinaan Generasi Muda

LDII Tanah Bumbu Paparkan Program Pembinaan Generasi Muda

0
LDII Pancoran Mas Distribusikan Paket Daging Kurban pada Idul Adha

LDII Pancoran Mas Distribusikan Paket Daging Kurban pada Idul Adha

0
LDII Kalsel Siapkan Generasi Muda Mandiri yang Matang Spiritual Menuju Pelaminan

LDII Kalsel Siapkan Generasi Muda Mandiri yang Matang Spiritual Menuju Pelaminan

0
LDII Kaltara Dorong Kampung Nelayan Percontohan, Targetkan Cool Storage dan Pabrik Es Nelayan

LDII Kaltara Dorong Kampung Nelayan Percontohan, Targetkan Cool Storage dan Pabrik Es Nelayan

0
LDII Tanah Bumbu Paparkan Program Pembinaan Generasi Muda

LDII Tanah Bumbu Paparkan Program Pembinaan Generasi Muda

June 21, 2026
LDII Pancoran Mas Distribusikan Paket Daging Kurban pada Idul Adha

LDII Pancoran Mas Distribusikan Paket Daging Kurban pada Idul Adha

June 20, 2026
LDII Kalsel Siapkan Generasi Muda Mandiri yang Matang Spiritual Menuju Pelaminan

LDII Kalsel Siapkan Generasi Muda Mandiri yang Matang Spiritual Menuju Pelaminan

June 20, 2026
LDII Kaltara Dorong Kampung Nelayan Percontohan, Targetkan Cool Storage dan Pabrik Es Nelayan

LDII Kaltara Dorong Kampung Nelayan Percontohan, Targetkan Cool Storage dan Pabrik Es Nelayan

June 20, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII Tanah Bumbu Paparkan Program Pembinaan Generasi Muda June 21, 2026
  • LDII Pancoran Mas Distribusikan Paket Daging Kurban pada Idul Adha June 20, 2026
  • LDII Kalsel Siapkan Generasi Muda Mandiri yang Matang Spiritual Menuju Pelaminan June 20, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.