Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Hari Pekerja Nasional: Pekerja Harus Memiliki Dua Karakter

2019/02/19
in Opini
0
HPN01
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp


Tanggal 20 Februari ditetapkan sebagai Hari Pekerja Nasional atau dikenal dengan Harpekindo tercantum dalam keputusan Presiden No. 9 Tahun 1991 yang ditandatangi presiden kedua Indonesia, Soeharto.

Pekerja adalah salah satu aktor utama dalam konteks pembangunan nasional untuk mencapai visi negara yang telah tercantum dalam pembukaan UUD 1945 yaitu mewujudkan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Jadi, pekerja berperan mensinergikan pembangunan bersama aktor pembangunan lainnya seperti pejabat negara, aparatur sipil negara, masyarakat sipil dan pengusaha atau swasta mewujudkan visi negara itu.

Sesungguhnya pekerja Indonesia memiliki produktifitas yang paling baik, dibuktikan dari hasil analisis data Redbooth tahun 2018 dalam daftar yang berjudulThe Olympics of Work: Ranking The Most Productive Countries yang menempatkan Indonesia pada posisi kedua dan mengalahkan Tiongkok yang mana kita ketahui negara tersebut adalah negara yang paling tinggi kemajuan ekonominya.

Hal ini menimbulkan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia bahkan menjadi acuan untuk dapat memberdayakan dan mengelola sumber daya manusia(SDM) dengan baik sehingga tingkat kemajuan bangsa semakin pesat dan pekerja nasional menjadi lebih profesional.

SDM yang profesional wajib dikembangkan oleh Negara. SDM ini adalah sosok yang ingin dikembangkan oleh LDII, yang mana LDII mengembangkan SDM profesional religius yaitu pekerja yang memiliki moral character juga memiliki performance behavior.

Sejak dini pekerja di lingkungan LDII dididik untuk memiliki karakter enam tobiat luhur yaitu jujur, amanah, kerja keras, rukun, kompak dan kerjasama yang baik, juga selalu bersyukur, berdo’a, mempersungguh dalam agama, dan takzim pada ulama.

Selain itu, pekerja sudah dibiasakan mandiri dalam mengejar profesionalismenya. LDII yakin bahwa sosok pekerja profesional religius ini adalah jawaban dunia kerja terhadap kebutuhan pekerja di lingkungan masing-masing. Banyaknya pekerja asing yang datang ke Indonesia sehingga menjadi ancaman bagi pekerja nasional karena lahan tempat mereka bekerja akan berkurang. Selain itu, pekerja nasional akan tersaingi dalam kinerja pekerjaannya.

Ada dua langkah yang dapat dilaksanakan oleh Pekerja Nasional Indonesia agar dapat memiliki daya saing tinggi terhadap pekerja asing, yaitu: Moral Character, yaitu pekerja yang baik atau karakter yang harus dimiliki seorang pekerja karena karakter ini dapat mempengaruhi kemajuan negara. Moral menjadi hal utama bagi suatu perusahaan dalam mengembangkan suatu perusahaan. Maka dari itu, pekerja perlu terus mengupayakan agar meningkatkan sikap kejujuran, tanggung jawab,dan kesungguhan dalam bekerja yang merupakan poin utama dalam moral character.

Performance Character, yaitu pekerja yang ahli di bidangnya, pekerja dituntut untuk memiliki keahlian yang dapat meningkatkan profesionalisme pekerja. Apapun bidang yang ditekuni tetap harus ditingkatkan untuk dapat membantu pekerja memiliki performa yang lebih baik. Apalagi, sekarang kita memasuki era industri 4.0 yang tuntutan kompetensi bidang teknologi semakin tinggi dan juga pekerja dituntut memiliki keterampilan. Jika pekerja sudah memiliki performance character yang tinggi, pekerja tidak akan kesulitan untuk dapat menghadapi pesaing yang handal.

Kedua hal tersebut jika dimiliki oleh pekerja nasional Indonesia akan dapat membantu perkembangan pembangunan visi negara dan meningkatkan daya saing mereka terhadap pekerja asing. Para pemimpin perusahaan yang rasional tentu membutuhkan kedua hal tersebut. Karena mereka akan terbantu dengan pekerja yang produktif dan memiliki moral yang baik. Kedua langkah itu sebenarnya sudah ada pada pekerja professional religius yang dikembangkan oleh LDII.

Pekerja nasional itu adalah aset bangsa yang memang harus dilindungi dari pekerja asing, jika pekerja tersebut menghadapi ancaman dari pekerja asing. Tetapi, kita dapat juga menjadikan momentum itu sebagai tolak ukur pekerja Indonesia untuk menjadi lebih baik.

Seperti yang dikatakan Basseng selaku pakar LDII bidang pendidikan, “Negara itu kreatif, Negara bisa saja mengambil kebijakan memasukkan pekerja asing dengan tujuan untuk menguji ketangguhan pekerja nasional kita.” Sebab bagaimana pun juga kalau terlalu diproteksi, ketangguhan dan profesionalisme pekerja nasional Indonesia bisa semakin melemah. Basseng juga berpesan kepada seluruh pekerja nasional Indonesia, agar merasa bangga akan perannya sebagai aktor utama pembangunan yang strategis dalam mewujudkan tujuan pembangunan nasional dari visi founding fathers kita.

Perayaan hari pekerja nasional ini diharapkan menjadi momentum yang tepat untuk lebih meningkatkan produktifitas kita ke depan, juga meningkatkan sinergitas kita dengan pimpinan perusahaan dan aktor pembangunan lainnya supaya prestasi yang sudah diperoleh tahun lalu dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan di masa mendatang.(*)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • MasMT on LDII Adakan Diklat Dakwah Tingkatkan Kompetensi Khotib
  • AG1E on LDII Adakan Diklat Dakwah Tingkatkan Kompetensi Khotib
  • Nanang Naswito on Kunjungi Demplot Padi di Lahan Gambut, Ketua LDII Kalbar Dorong Penambahan Luasan Tanam
  • Nanang Naswito on LDII Berau Gelar Ngaji Khusus Wanita, Ingatkan Pentingnya Meningkatkan Ilmu Agama
  • Fadhil on Sinergi Ormas Islam Menguat, Ketua LDII Bone Masuk Kepengurusan MUI 2025–2030
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Warga LDII Bergabung dalam Kepengurusan MUI Jakarta Pusat

Warga LDII Bergabung dalam Kepengurusan MUI Jakarta Pusat

March 31, 2021
asrama asmaul husna

Wali Kota Kediri: Asrama Syarah Asmaul Husna Hidupkan Ekonomi Kediri

March 7, 2016
ldii

Kemenag Terus Cermati Masalah Dakwah

August 27, 2013
Dari Nyi Ageng Serang hingga Ki Hadjar Dewantara: Pendidikan untuk Peradaban dan Keadaban

Dari Nyi Ageng Serang hingga Ki Hadjar Dewantara: Pendidikan untuk Peradaban dan Keadaban

April 27, 2026
Road To Musda, LDII Kabupaten Bandung Gelar FGD Perkuat Moderasi Beragama dan Wawasan Kebangsaan

Road To Musda, LDII Kabupaten Bandung Gelar FGD Perkuat Moderasi Beragama dan Wawasan Kebangsaan

0
LDII dan Kemenag Magetan Jalin Silaturahim, Siap Kolaborasi Memperkuat Pembinaan Umat

LDII dan Kemenag Magetan Jalin Silaturahim, Siap Kolaborasi Memperkuat Pembinaan Umat

0
Tingkatkan Kualitas Dakwah, LDII Kota Jambi Helat Sarasehan Guru Mengaji

Tingkatkan Kualitas Dakwah, LDII Kota Jambi Helat Sarasehan Guru Mengaji

0
LDII Kabupaten Bandung Gelar Seminar Generasi Muda, Bahas Kenakalan Remaja di Era Disrupsi

LDII Kabupaten Bandung Gelar Seminar Generasi Muda, Bahas Kenakalan Remaja di Era Disrupsi

0
Road To Musda, LDII Kabupaten Bandung Gelar FGD Perkuat Moderasi Beragama dan Wawasan Kebangsaan

Road To Musda, LDII Kabupaten Bandung Gelar FGD Perkuat Moderasi Beragama dan Wawasan Kebangsaan

May 1, 2026
LDII dan Kemenag Magetan Jalin Silaturahim, Siap Kolaborasi Memperkuat Pembinaan Umat

LDII dan Kemenag Magetan Jalin Silaturahim, Siap Kolaborasi Memperkuat Pembinaan Umat

May 1, 2026
Tingkatkan Kualitas Dakwah, LDII Kota Jambi Helat Sarasehan Guru Mengaji

Tingkatkan Kualitas Dakwah, LDII Kota Jambi Helat Sarasehan Guru Mengaji

May 1, 2026
LDII Kabupaten Bandung Gelar Seminar Generasi Muda, Bahas Kenakalan Remaja di Era Disrupsi

LDII Kabupaten Bandung Gelar Seminar Generasi Muda, Bahas Kenakalan Remaja di Era Disrupsi

May 1, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Road To Musda, LDII Kabupaten Bandung Gelar FGD Perkuat Moderasi Beragama dan Wawasan Kebangsaan May 1, 2026
  • LDII dan Kemenag Magetan Jalin Silaturahim, Siap Kolaborasi Memperkuat Pembinaan Umat May 1, 2026
  • Tingkatkan Kualitas Dakwah, LDII Kota Jambi Helat Sarasehan Guru Mengaji May 1, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.