Kediri (7/11). Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah terus menunjukkan komitmennya membangun karakter santri yang cinta tanah air melalui seminar kebangsaan. Acara yang dihelat di Gedung Wali Barokah, Kediri, pada Selasa (27/10/2026) tersebut, untuk memperingati Hari Santri Nasional dan Hari Sumpah Pemuda.
“Rangkaian seminar ini untuk membekali serta memperkaya wawasan kebangsaan bagi para santriwan dan santriwati,” ungkap Ketua Ponpes Wali Barokah, KH Sunarto.
Ia menjelaskan momentum Hari Santri Nasional dan Hari Sumpah Pemuda, dinilai dapat mengingatkan para generasi muda mengenai esensi persatuan dan kesatuan bangsa.
“Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda, kita ingatkan kembali betapa pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan. Sementara melalui Hari Santri, sesuai dengan arahan Bapak Menteri Agama, kami berharap para santri dapat berkontribusi secara maksimal bagi bangsa dan negara,” ujarnya.
KH Sunarto menekankan bahwa untuk menjadi generasi yang berkontribusi, para santri memerlukan bekal informasi yang valid dan tepercaya. Ia menyebut, pihak pesantren sengaja mendatangkan narasumberdari berbagai instansi pemerintah daerah, guna menyampaikan data serta pandangan yang akurat.

Pemateri yang dihadirkan dalam seminar kebangsaan ini meliputi unsur pimpinan dari Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kota Kediri, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kediri, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kediri.
Ia menyebut kehadiran para tokoh penting dari berbagai instansi tersebut disambut baik oleh pihak pesantren. Ia juga menyampaikan apresiasi serta rasa hormat atas kesediaan para narasumber, untuk hadir dan berbagi ilmu secara langsung di lingkungan pondok pesantren.
“Melalui sinergi lintas instansi ini, saya berpesan agar seluruh santri di Ponpes Wali Barokah dapat mengikuti jalannya seminar dengan baik, menyerap setiap materi dengan sebaik-baiknya, dan kelak mampu mengimplementasikannya untuk memberikan kontribusi positif yang luas di tengah masyarakat,” tutupnya.











