Bogor (20/10). DPW LDII Jawa Barat menggelar Capacity Building dan Kaderisasi Pengurus DPW dan DPD LDII se-Jawa Barat di Villa Kampung Sawah, Cimande, Kabupaten Bogor, pada 15–16 Oktober 2026. Kegiatan bertema “Optimalisasi Tata Kelola Kelembagaan dan Kapasitas Kader dalam Mewujudkan Kontribusi Nyata LDII untuk Pembangunan Jawa Barat” ini diikuti sekitar 300 peserta dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat.
Peserta terdiri atas pengurus DPW dan DPD, termasuk ketua dan sekretaris, unsur Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (OKK), Pendidikan Keagamaan dan Dakwah (PKD), serta perwakilan generasi muda dan Pondok Pesantren Mahasiswa (PPPM). Kegiatan ini bertujuan memperkuat tata kelola organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas kader dalam mendukung pembangunan daerah dan menyiapkan generasi penerus kepemimpinan.
Ketua DPW LDII Jawa Barat, Dicky Harun menegaskan komitmen LDII untuk terus bertransformasi menjadi *learning organization*, yakni organisasi yang terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Menurutnya, upaya tersebut perlu didukung kolaborasi dengan pemerintah daerah serta penguatan silaturahmi antarelemen organisasi.
“LDII terus berupaya menjadi organisasi modern yang beradaptasi, berkarya, berkomunikasi, dan berkontribusi nyata untuk masyarakat, bangsa, dan negara. Kapan pun negara membutuhkan, warga LDII siap berkontribusi,” tegas Dicky.
Dalam kesempatan yang sama, Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, Asep Sukmana yang hadir mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Barat, mendukung upaya penguatan kapasitas kader dan tata kelola organisasi. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia membutuhkan sinergi antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat.
“Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Perlu sinergi dan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat, termasuk LDII, untuk mewujudkan Jawa Barat Istimewa. Kami sangat mendukung model kaderisasi dan pembekalan keahlian seperti ini agar para pemuda memiliki daya saing tinggi,” ungkap Asep saat membuka kegiatan.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Waluyo Sutrisno menjelaskan bahwa pembekalan tersebut menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi muda agar mampu melanjutkan estafet kepemimpinan bangsa. “Penguatan ini kami berikan di awal karena generasi muda inilah yang kelak memegang pundak keberlanjutan bangsa. Kita menyiapkan mereka agar pada 2045 mendatang Indonesia benar-benar meraih Indonesia Emas, bukan Indonesia cemas,” ujar Waluyo.
Selama dua hari, peserta mendapatkan pembekalan materi strategis dari unsur Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), bidang kesejahteraan rakyat Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta jajaran pimpinan DPP dan DPW LDII. Materi tersebut diharapkan dapat diterapkan dan disebarluaskan di wilayah masing-masing untuk meningkatkan kualitas pengelolaan organisasi dan memperkuat kontribusi LDII bagi pembangunan Jawa Barat.











