Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Headlines

Epidemiolog: Paparan Kabut Asap Karhutla Berisiko Ganggu Paru hingga Jantung

2026/10/20
in Headlines, Nasional
0
Pakar Epidemiolog dan Ketua DPP LDII Bidang LISDAL Dicky Budiman. Foto: LINES.

Pakar Epidemiolog dan Ketua DPP LDII Bidang LISDAL Dicky Budiman. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (20/10). Paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan dapat menimbulkan dampak kesehatan berlapis, mulai dari gangguan pernapasan hingga meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Pernyataan itu ditegaskan Epidemiolog Dicky Budiman yang juga Ketua DPP LDII, “Asap karhutla mengandung partikel halus PM2,5, karbon monoksida, serta sejumlah gas iritan yang dapat masuk ke saluran pernapasan dan memicu peradangan,” ujarnya.

Ia menyebut dampak asap karhutla bisa bertingkat. Pada saluran napas bisa menimbulkan infeksi saluran pernapasan akut, batuk berkepanjangan, bronkitis, kekambuhan asma dan PPOK, hingga penurunan fungsi paru.

Menurut dia, dampak paparan asap tidak hanya menyerang sistem pernapasan. Partikel halus yang masuk ke dalam tubuh dapat memicu peradangan dan berpengaruh terhadap sistem jantung serta pembuluh darah.

Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, serta gangguan irama jantung. Paparan asap juga dapat menyebabkan iritasi pada mata, kulit, dan tenggorokan, termasuk konjungtivitis.

Dicky menekankan kelompok rentan perlu mendapat perhatian lebih. Bayi, anak-anak, ibu hamil, lanjut usia, serta penderita penyakit kronis memiliki risiko lebih besar mengalami dampak kesehatan akibat paparan asap.

Pada ibu hamil, paparan asap dalam jangka panjang antara lain dikaitkan dengan risiko berat badan lahir rendah dan kelahiran prematur. Sementara pada anak, paparan berulang setiap musim karhutla dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan paru serta meningkatkan beban penyakit kronis di kemudian hari. “Anak jauh lebih rentan karena frekuensi napasnya lebih cepat sehingga menghirup lebih banyak udara per kilogram berat badannya. Saluran napasnya juga lebih sempit dan parunya masih berkembang,” ujarnya.

Dicky mengatakan paparan asap pada bayi dan anak dapat memicu batuk berkepanjangan, infeksi saluran pernapasan berulang, infeksi telinga, sesak napas, hingga kekurangan oksigen. Jika terjadi berulang, kondisi tersebut berpotensi mengganggu tumbuh kembang serta perkembangan fungsi paru dan meningkatkan risiko asma.

Ia meminta masyarakat mengenali tanda bahaya akibat paparan asap. Warga perlu segera mendapatkan pertolongan medis apabila mengalami sesak napas, napas cepat, napas berbunyi atau terasa berat saat beristirahat, nyeri atau tekanan di dada, jantung berdebar tidak wajar, pusing hebat, hingga pingsan. “Batuk terus-menerus yang semakin berat, batuk darah, demam tinggi, bibir atau ujung jari kebiruan juga merupakan tanda bahaya,” katanya.

Bagi penderita asma atau PPOK, lanjut Dicky, pertolongan medis perlu segera dicari apabila obat yang biasanya digunakan tidak lagi membantu. Pada anak, tanda bahaya antara lain tarikan dinding dada ke dalam saat bernapas, sulit minum, lemas, atau lebih banyak tidur dari biasanya.

Batasi Aktivitas di Luar

Dicky mengatakan masyarakat yang tidak memungkinkan mengungsi perlu mengurangi paparan asap semaksimal mungkin. Aktivitas di luar rumah, terutama olahraga berat, sebaiknya dibatasi ketika kualitas udara memburuk.

Warga juga disarankan menutup pintu, jendela, dan celah ventilasi ketika asap sedang tebal. Jika harus keluar rumah, penggunaan masker yang mampu menyaring partikel halus, seperti N95, dapat membantu mengurangi paparan. “Jangan membakar sampah, jangan merokok, dan jangan memasak dengan menghasilkan asap di dalam ruangan,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat perlu menjaga asupan cairan dan gizi serta memanfaatkan ruang evakuasi atau shelter dengan udara lebih bersih yang disediakan pemerintah apabila tersedia.

Khusus untuk keluarga dengan bayi dan anak, Dicky menyarankan agar satu ruangan di rumah, terutama kamar tidur anak, dijadikan ruang yang paling minim paparan asap.

Jika tersedia, alat penjernih udara dapat digunakan. Celah di bawah pintu dapat ditutup dengan kain atau penghalang untuk mengurangi masuknya asap. Pintu juga sebaiknya tidak terlalu sering dibuka ketika kondisi udara di luar sedang buruk. “Bersihkan lantai dan permukaan ruangan dengan kain basah dan jangan menyalakan sumber asap di dalam rumah. Anak-anak dan bayi sebaiknya tidak dibawa keluar ketika asap tebal,” katanya.

Dicky menambahkan, apabila kondisi kesehatan anak memburuk atau paparan asap di rumah sudah tidak dapat dikendalikan, keluarga perlu mempertimbangkan untuk mengungsi ke lokasi yang memiliki kualitas udara lebih baik.

Asupan cairan, termasuk pemberian ASI yang cukup pada bayi, juga perlu diperhatikan. Orang tua diminta memastikan kebutuhan gizi anak tetap terpenuhi serta memantau kondisi dan tanda-tanda bahaya selama periode kabut asap.

Tags: Dampak KesehatanEpidemiologGangguan ParujantungKarhutla

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Harfan Suyoko on LDII Bener Meriah Silaturahim dengan Wakil Bupati Bahas Pemberdayaan Umat
  • Fauzi Achmadi on Buka Musda VI LDII Kota Metro, Wali Kota Penguatan Ormas dalam Pembangunan
  • Supardo on Buka Musda VI LDII Kota Metro, Wali Kota Penguatan Ormas dalam Pembangunan
  • Supardo on LDII Hadiri Rapat Kerja Daerah MUI Jakarta Pusat Dorong Perkuat Nilai Moderasi Agama
  • Muhamad Ipa Slamet on Ketua DPP LDII: TNI Dan Ormas Harus Saling Memperkuat Jaga Kedaulatan
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kwarcab Pemalang Melantik Sako SPN Periode 2026–2031

Kwarcab Pemalang Melantik Sako SPN Periode 2026–2031

October 14, 2026
Perkuat Kerukunan Lintas Agama, Pemuda LDII Lumajang Ikuti Kemah Moderasi Beragama

Perkuat Kerukunan Lintas Agama, Pemuda LDII Lumajang Ikuti Kemah Moderasi Beragama

October 17, 2026
Fokus Bina Generasi Muda, LDII Kabupaten Malang Jajaki Kolaborasi dengan Kodim 0818/Malang-Batu

Fokus Bina Generasi Muda, LDII Kabupaten Malang Jajaki Kolaborasi dengan Kodim 0818/Malang-Batu

October 17, 2026
BP Batam Bantu 2,5 ton Beras untuk Masjid Naungan LDII

BP Batam Bantu 2,5 ton Beras untuk Masjid Naungan LDII

October 17, 2026
Epidemiolog: Paparan Kabut Asap Karhutla Berisiko Ganggu Paru hingga Jantung

Epidemiolog: Paparan Kabut Asap Karhutla Berisiko Ganggu Paru hingga Jantung

0
Sehelai Kain, Luasnya Kemudahan

Sehelai Kain, Luasnya Kemudahan

0
Hadiri Kongres Nasional ke-42 Syarikat Islam, LDII Jatim Dukung Ormas Islam Harus Aktif Bangun Bangsa

Hadiri Kongres Nasional ke-42 Syarikat Islam, LDII Jatim Dukung Ormas Islam Harus Aktif Bangun Bangsa

0
LDII Papua Barat Matangkan Program PPKK, Fokuskan Pendidikan, Kesehatan, dan Ketahanan Keluarga

LDII Papua Barat Matangkan Program PPKK, Fokuskan Pendidikan, Kesehatan, dan Ketahanan Keluarga

0
Epidemiolog: Paparan Kabut Asap Karhutla Berisiko Ganggu Paru hingga Jantung

Epidemiolog: Paparan Kabut Asap Karhutla Berisiko Ganggu Paru hingga Jantung

October 20, 2026
Sehelai Kain, Luasnya Kemudahan

Sehelai Kain, Luasnya Kemudahan

October 20, 2026
Hadiri Kongres Nasional ke-42 Syarikat Islam, LDII Jatim Dukung Ormas Islam Harus Aktif Bangun Bangsa

Hadiri Kongres Nasional ke-42 Syarikat Islam, LDII Jatim Dukung Ormas Islam Harus Aktif Bangun Bangsa

October 20, 2026
LDII Papua Barat Matangkan Program PPKK, Fokuskan Pendidikan, Kesehatan, dan Ketahanan Keluarga

LDII Papua Barat Matangkan Program PPKK, Fokuskan Pendidikan, Kesehatan, dan Ketahanan Keluarga

October 20, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Epidemiolog: Paparan Kabut Asap Karhutla Berisiko Ganggu Paru hingga Jantung October 20, 2026
  • Sehelai Kain, Luasnya Kemudahan October 20, 2026
  • Hadiri Kongres Nasional ke-42 Syarikat Islam, LDII Jatim Dukung Ormas Islam Harus Aktif Bangun Bangsa October 20, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

TELEGRAM

Untuk mengirim berita dari daerah Anda, silakan install aplikasi TELEGRAM lalu klik tautan berikut:

https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.