Sukoharjo (14/10). Persinas ASAD melantik 12 Pengurus Kecamatan (Pengcam) Kabupaten Sukoharjo masa bakti 2026–2031 di Graha Satya Praja, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (19/9/2026) malam. Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat organisasi dan pembinaan atlet pencak silat di tingkat kecamatan.
Ketua DPD LDII Kabupaten Sukoharjo Dalono Abdul Rosyid menghadiri pelantikan tersebut. Ia mendorong pengurus baru memperluas pembinaan generasi muda melalui latihan pencak silat yang terarah dan berkelanjutan.
Menurut Dalono, Persinas ASAD memiliki peran dalam pengembangan kemampuan olahraga sekaligus pembentukan karakter. Latihan rutin dapat menjadi sarana untuk membiasakan kedisiplinan, tanggung jawab, sportivitas, dan sikap menghormati orang lain.
“Pelantikan ini menjadi awal bagi pengurus untuk menjalankan amanah pembinaan. Kami berharap Persinas ASAD semakin aktif membina atlet sekaligus membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan memiliki budi pekerti luhur,” kata Dalono.
Ia menilai prestasi di gelanggang perlu berjalan seiring dengan perilaku atlet dalam kehidupan sehari-hari. Pembinaan tidak cukup berfokus pada teknik bertanding, tetapi juga perlu memperhatikan mental dan tanggung jawab para pesilat.
“Seorang atlet perlu memiliki kemampuan teknik dan fisik yang baik. Mereka juga harus belajar menghormati lawan, menaati aturan, menjaga sportivitas, dan menerapkan kedisiplinan di luar arena pertandingan,” ujarnya.
Dalono mengapresiasi pelantikan 12 Pengcam secara serentak. Ia berharap kepengurusan baru mampu menjaga keberlangsungan latihan di setiap kecamatan dan memperluas jangkauan pembinaan atlet muda di Kabupaten Sukoharjo.
Ia juga meminta pengurus membangun komunikasi dengan pemerintah, tokoh masyarakat, perguruan pencak silat, dan berbagai unsur masyarakat. Kerja sama tersebut diperlukan untuk mendukung kegiatan latihan dan pengembangan prestasi atlet.
“Pembinaan generasi muda membutuhkan dukungan banyak pihak. Pengurus perlu menjaga komunikasi dengan pemerintah dan masyarakat agar kegiatan pencak silat berjalan baik dan semakin banyak anak muda mendapat kesempatan untuk berkembang,” tutur Dalono.
Ketua Cabang Persinas ASAD Sukoharjo Anggi Suryo Kusumo menekankan pentingnya konsolidasi organisasi setelah pelantikan. Ia meminta pengurus kecamatan memastikan latihan di gelanggang masing-masing berjalan secara teratur dan terkelola dengan baik.
Anggi juga menggarisbawahi tiga prioritas kepengurusan, yakni konsolidasi organisasi, peningkatan prestasi yang disertai pembentukan karakter atlet, serta penguatan komunikasi dengan para pemangku kepentingan di wilayah masing-masing.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo mengapresiasi upaya Persinas ASAD dalam mengembangkan pencak silat di daerah tersebut. Ia menilai pencak silat tidak hanya mengandalkan kemampuan fisik, tetapi juga mengandung nilai filosofi, mental, spiritual, dan estetika.
Eko berharap para pesilat muda Sukoharjo terus meningkatkan kemampuan agar mampu bersaing di tingkat nasional. Dukungan terhadap pembinaan atlet diperlukan untuk menjaga kesinambungan latihan dan membuka peluang prestasi yang lebih tinggi.
Ia berharap 12 Pengcam yang baru dilantik dapat menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing. Dengan organisasi yang terkoordinasi dan pembinaan berkelanjutan, Persinas ASAD diharapkan dapat mengembangkan atlet berprestasi sekaligus mendukung pembentukan karakter generasi muda di Kabupaten Sukoharjo.












