Banyuwangi (18/8). DPD LDII Kabupaten Banyuwangi bekerja sama dengan Forum Komunikasi Kesehatan Islam (FKKI) Banyuwangi dan PC LDII Bangorejo menggelar pengajian dan pemeriksaan kesehatan gratis. Kegiatan tersebut diperuntukkan bagi lansia.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Majelis Ta’lim Thoriqul Jannah, Sukorejo, Banyuwangi, Jawa Timur pada Minggu (9/8/2026) tersebut, mendorong lansia tetap sehat, aktif, dan semangat beribadah.
“Kegiatan ini digelar untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Momentum kemerdekaan dimanfaatkan untuk mengajak para lansia mengisi masa tua dengan kegiatan positif, meningkatkan kualitas ibadah, menjaga kesehatan, serta tetap berkontribusi di tengah masyarakat,” ujar Ketua DPD LDII Kabupaten Banyuwangi, Heri Sujatmiko.
Ia juga mengingatkan para lansia agar pertambahan usia tidak mengurangi semangat dalam beribadah dan beramal saleh. Menurutnya, kesehatan merupakan modal penting untuk menunjang seseorang dalam menjalankan ibadah dan aktivitas sosial, “Menjaga kesehatan adalah bagian dari amanah dan bentuk rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT. Karena itu, menjaga kesehatan perlu menjadi bagian dari ikhtiar setiap individu,” ujarnya.
Ia berharap lansia dapat menjalani masa lanjut usia dengan sehat, aktif, dan tetap produktif. Menurutnya, semangat tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif, memperkuat kepedulian sosial, dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
Sementara itu, petugas kesehatan dari FKKI Banyuwangi, Teguh, mengatakan pemeriksaan kesehatan secara berkala penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi kesehatan, terutama pada kelompok usia lanjut. Ia menjelaskan peserta mendapatkan penyuluhan mengenai pola hidup sehat dan pencegahan penyakit serta pemeriksaan kesehatan.

“Peserta mendapat pemeriksaan kesehatan seperti, tekanan darah, kadar gula darah, asam urat, kolesterol, dan golongan darah. Setelah pemeriksaan selesai, peserta akan menadapat edukasi dan konsulatasi dengan tenaga medis terkait kondisi kesehatan masing-masing,” jelasnya.
Ia menerangkan, pemeriksaan kesehatan tersebut menyasar pada warga yang berusia 50 tahun ke atas. Menurutnya, pada usia tersebut sering muncul keluhan kesehatan seperti tekanan darah tinggi, kolesterol, dan asam urat tinggi.
“Pemeriksaan secara berkala dapat membantu mendeteksi kondisi kesehatan lebih dini. Dengan mengetahui kondisi tubuh, masyarakat dapat segera melakukan langkah pencegahan melalui penerapan pola hidup sehat maupun pemeriksaan lanjutan jika diperlukan,” ujarnya.
Heri menambahkan, menjaga kesehatan tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga perlu diimbangi dengan kesehatan mental dan spiritual. Ia berharap lansia tetap aktif mengikuti kegiatan keagamaan, menjaga silaturahim, serta menerapkan pola hidup sehat.
Program pemeriksaan kesehatan tersebut dilaksanakan secara rutin setiap bulan dan dirangkaikan dengan pengajian bulanan. Sekitar 71 Majelis Ta’lim naungan DPD LDII Banyuwangi menjadi bagian dari kegiatan tersebut.










