Klaten (14/8). PC LDII Pedan menggelar Kerja Bakti Nasional LDII 2026 di Kompleks Masjid Khoirul Fatihin, Pedan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, (26/7/2026) tersebut bertema “Kerja Bersama, Bakti untuk Negeri” itu digelar untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ketua PC LDII Kecamatan Pedan Suwarto menuturkan, sekitar 50 pemuda LDII bersama warga sekitar terlibat dalam kegiatan tersebut. Peserta membersihkan halaman masjid, merapikan saluran air, memangkas tanaman, serta menata sejumlah fasilitas di lingkungan masjid.
“Kegiatan ini menjadi wahana bagi generasi muda LDII untuk terlibat langsung dalam kegiatan sosial sekaligus menjaga kebersihan fasilitas ibadah,” ujarnya.
Suwarto mengatakan kerja bakti menjadi bagian dari agenda sosial yang rutin dilakukan organisasi. Pelaksanaan tahun ini dimajukan ke akhir Juli karena agenda PC LDII Pedan cukup padat selama Agustus.
“Kami ingin kegiatan tetap terlaksana tanpa mengurangi makna pengabdian kepada masyarakat. Momentum menjelang HUT Kemerdekaan menjadi kesempatan untuk mengajak generasi muda ikut merawat lingkungan,” tutur Suwarto.
Suwarto mengatakan kegiatan tersebut juga berkaitan dengan “8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa”. Bidang tersebut mencakup kebangsaan, keagamaan dan dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan herbal, ketahanan pangan dan lingkungan, teknologi, serta energi baru terbarukan.
“Kerja bakti ini fokus pada ketahanan pangan dan lingkungan. Kami ingin membiasakan warga untuk peduli terhadap lingkungan sekaligus menjaga budaya gotong royong yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat,” katanya.
Ketua Seksi Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi PC LDII Kecamatan Pedan, Wiyono mengatakan pemuda menjadi unsur utama dalam kegiatan kerja bakti tersebut. Keterlibatan mereka dinilai penting untuk membangun pengalaman sosial dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.
“Sekitar 50 pemuda LDII ikut bersama warga membersihkan kawasan masjid. Kami ingin kegiatan seperti ini menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk terbiasa bekerja bersama dan membantu masyarakat,” ujar Wiyono.
Menurut Wiyono, kegiatan sosial juga dapat memperkuat hubungan antara warga LDII dan masyarakat di sekitar masjid. Ia berharap keterlibatan pemuda tidak berhenti pada agenda kerja bakti.
“Generasi muda perlu memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Pengalaman seperti ini dapat membentuk karakter yang disiplin, bertanggung jawab, serta terbiasa mengambil peran dalam kegiatan sosial,” katanya.











