Lampung Timur (8/7). Ketua DPW LDII Lampung, M Aditya mengajak pengurus di tingkat DPD, PC dan PAC se-Lampung untuk meningkatkan kemampuan manajerial organisasi. Hal itu ia ungkapkan saat “Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) LDII Lampung”, di Ponpes Baitul Muttaqin, Lampung Timur, pada Minggu (5/7/2026).
“Mulai dari membuat perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Pengurus juga harus memiliki kemampuan literasi digital, keterampilan komunikasi dan kerja sama dengan tim. Semua dijalankan dengan integritas dan loyalitas yang baik. Catatannya, organisasi tidak bisa dijalankan dengan prinsip *one man show*,” ujar Aditya.
Lebih lanjut, Aditya mengajak pengurus LDII se-Lampung untuk meningkatkan kerja sama dan kolaborasi dengan pemerintah, aparat penegak hukum, media massa, tokoh agama dan tokoh masyarakat. “Semua dilakukan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Implementasinya, Aditya mengajak pengurus hingga tingkatan PC dan PAC untuk menyusun program kerja sesuai dengan potensi wilayah masing-masing. “Baik di sektor pertanian, perikanan, UMKM, pendidikan, pariwisata, dan bidang lainnya. Diimplementasikan melalui delapan program pengabdian LDII untuk bangsa,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPW LDII Lampung, Heri Sensustadi mengajak peserta Rakorwil LDII Lampung untuk meningkatkan sinergi dengan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda). “Forkopimda berfungsi sebagai forum komunikasi dan koordinasi dalam membahas kebijakan strategis daerah, mencegah potensi konflik sosial, dan mengawal program pemerintah agar berjalan dengan efektif,” katanya.
Menurut Heri, hal itu sejalan dengan program yang dijalankan LDII. “Pada akhirnya, melalui komunikasi yang baik dengan Forkopimda, berbagai program pengabdian LDII dapat bersinergi dengan program pemerintah. Sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat,” tutupnya.








