Nunukan (5/7). Salah satu atlet muda Persinas ASAD Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, tampil percaya diri dalam balutan seragam hijau, kain batik dan ikat kepala berwarna senada khas pesilat. Di atas gelanggang, ia menampilkan jurus-jurus tunggal baku dengan penghayatan tinggi, kuda-kuda kokoh, dan gerakan yang bersih.
Penampilannya berhasil memukau dewan juri dan menyisihkan puluhan pesilat muda lain dari SD se-Kabupaten Nunukan dengan raihan Juara 1 Cabang Silat Seni Tunggal Putra.
Atlet Persinas ASAD yang juga siswa Kelas 5 SD Negeri 007 Nunukan itu, bernama Arya Azhar Saputra. Ia dan beberapa atlet muda lainnya mengikuti ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Kabupaten Nunukan Tahun 2026.
Lomba yang digelar pada (11/6/2026) lalu itu, diikuti 11 atlet yang mewakili sekolah dasar di lingkup Nunukan dan Sebatik. Ketua Persinas ASAD Kabupaten Nunukan sekaligus Ketua IPSI Kabupaten Nunukan Wahyudi, mengapresiasi pencapaian Arya itu.
“Arya ini anaknya disiplin. Di sekolah nilainya bagus, di luar kelas dia tekun latihan silat. Saya sangat mendukung penuh. Ini bukti anak perbatasan Nunukan mampu berprestasi di tingkat kabupaten,” ungkap Wahyudi saat ditemui, pada Kamis, (11/06/2026).
Wahyudi juga menyebut kemenangan Arya adalah hasil pembinaan berjenjang. “Kami di Persinas ASAD tidak hanya melatih fisik, tapi juga akhlak. Alhamdulillah Arya bisa jadi contoh. Target selanjutnya kami siapkan Arya untuk O2SN Tingkat Provinsi Kalimantan Utara mewakili Kabupaten Nunukan. Mohon doa seluruh masyarakat,” jelasnya.
Arya sendiri mengaku senang tapi tidak menyangka bisa juara 1. “Senang sekali bisa bawa piala untuk sekolah dan orang tua. Latihannya tiap sore habis pulang sekolah. Capek tapi seru. Cita-cita mau jadi atlet nasional,” kata Arya sambil memegang piala Juara 1 berlogo O2SN.
Dengan hasil ini, Arya Azhar Saputra berhak melaju ke O2SN Tingkat Provinsi Kalimantan Utara 2026 untuk kembali mengharumkan nama Kabupaten Nunukan.









