Serang (1/7). Satuan Komunitas Daerah (Sakoda) Sekawan Persada Nusantara (SPN) Provinsi Banten menggelar Orientasi Pengujian Syarat Kecakapan Umum (SKU), Syarat Kecakapan Khusus (SKK), dan Syarat Pramuka Garuda (SPG) Tingkat Siaga. Kegiatan berlangsung di Gedung DPW LDII Provinsi Banten, Minggu (21/6/2026).
Ketua Pinsakoda SPN Banten, Zaid Abdur Rahman, mengatakan orientasi tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi pembina dalam melaksanakan pengujian SKU, SKK, dan SPG secara terarah, terukur, serta sesuai dengan ketentuan Gerakan Pramuka. Menurutnya, pembina memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi penerus.
“Karena itu, diperlukan pemahaman yang sama mengenai mekanisme dan standar pengujian agar proses pembinaan dapat berjalan lebih efektif dan berkualitas,” ujarnya.
Kegiatan mengusung tema “Menguatkan Kompetensi Pembina, Mewujudkan Pramuka Siaga yang Berkarakter Mandiri, dan Berprestasi Menuju Pramuka Garuda”. Peserta merupakan pembina Pramuka siaga dari pangkalan-pangkalan gugus depan yang tergabung dalam SAKO SPN se-Provinsi Banten sejumlah 67 peserta.
Sementara itu, Ketua Mabi Sakoda SPN Banten, Noor Yudono, menegaskan bahwa pendidikan kepramukaan merupakan salah satu sarana efektif dalam membentuk generasi yang berkarakter, mandiri, disiplin, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Menurutnya, implementasi SKU, SKK, dan SPG harus dipahami sebagai proses pendidikan karakter yang berkesinambungan, bukan sekadar pemenuhan administrasi kecakapan peserta didik.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan pembina yang kompeten sehingga mampu mencetak generasi penerus yang profesional religius, berakhlakul karimah, dan memiliki daya saing di masa depan,” katanya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan kalam ilahi, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Hymne Pramuka, dan Mars Sako SPN. Selanjutnya peserta mengikuti sejumlah materi, antara lain administrasi gugus depan, orientasi pengujian SKU dan SKK tingkat Siaga, orientasi pengujian SPG, micro teaching, serta penyusunan rencana tindak lanjut dan evaluasi kegiatan.
Selain sebagai sarana peningkatan kapasitas pembina, kegiatan tersebut juga menjadi wadah silaturahim dan penyamaan persepsi antar pembina Pramuka di lingkungan Sako SPN Banten. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu mengimplementasikan sistem pengujian yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian kecakapan peserta didik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan akhlak mulia.








