Maros (30/6). DPD LDII Kabupaten Maros audiensi dengan Bupati Maros A.S. Chaidir Syam untuk memperkuat sinergi antara LDII dan pemerintah daerah. Audiensi berlangsung di Kantor Bupati Maros, Sulawesi Selatan, Senin (29/6/2026).
Audiensi tersebut dihadiri Ketua DPW LDII Sulawesi Selatan Asdar Mattiro yang mendampingi jajaran pengurus DPD LDII Maros. Hadir pula Ketua DPD LDII Maros Ibnu Rusyd, Sekretaris Agus Pujiono, Ketua PC LDII Kecamatan Bontoa Lukman, serta Dewan Penasehat H. Ahmad Dahlan, Agus, dan Serma (Purn.) H. Syamsuddin.
Ketua DPD LDII Maros, Ibnu Rusyd, mengatakan LDII berkomitmen menjadi mitra pemerintah melalui konsep 3K yakni Karya, Komunikasi dan Kontribusi. Ia menegaskan, LDII ingin terus hadir sebagai mitra pemerintah melalui karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Sinergi yang terjalin diharapkan mampu memperkuat pembangunan karakter sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Maros,” ujar Ibnu Rusyd.
Dalam audiensi tersebut, Ibnu memaparkan sejumlah program yang telah dijalankan LDII. Di antaranya cek kesehatan gratis, aksi sosial Kerja Bersama Bakti untuk Negeri, hingga pembinaan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin dua kali setiap pekan di tingkat Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC).
“Seluruh kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membentuk sumber daya manusia yang unggul melalui pembinaan karakter dan spiritual,” katanya.
Ibnu menambahkan, LDII juga menitikberatkan pembinaan generasi penerus agar memiliki tiga karakter utama, yakni berakhlakul karimah, alim-fakih, dan mandiri. Harapannya generasi penerus mampu menjadi generasi yang berintegritas sekaligus berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Pada kesempatan itu, pengurus LDII turut mengundang Bupati Maros untuk menghadiri Pengajian Umum LDII yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Juli 2026 sebagai bagian dari agenda pembinaan keagamaan dan silaturahim masyarakat.
Menanggapi paparan tersebut, Bupati Maros Chaidir Syam mengapresiasi kontribusi LDII dalam pembangunan sumber daya manusia melalui kegiatan dakwah, pendidikan karakter, dan aksi sosial kemasyarakatan. Menurutnya, organisasi keagamaan memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat nilai-nilai moral dan kehidupan sosial masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Maros menyambut baik kontribusi organisasi kemasyarakatan seperti LDII. Kolaborasi yang selama ini terjalin perlu terus diperkuat agar mampu mendukung terwujudnya masyarakat Maros yang religius, harmonis, dan memiliki daya saing,” ungkap Chaidir Syam yang didampingi Kepala Bagian Pemerintahan Setda Maros H. Andi Darmawan.
Sebagai bentuk penguatan hubungan kelembagaan, pengurus DPD LDII Maros menyerahkan sejumlah publikasi organisasi kepada Bupati Maros, di antaranya Buku Pedoman Ibadah Warga LDII dan Majalah Nuansa edisi terbaru. Penyerahan tersebut menjadi media untuk memperkenalkan berbagai program pembinaan sekaligus kontribusi LDII dalam mendukung pembangunan masyarakat.
Melalui audiensi ini diharapkan lahir berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya Kabupaten Maros sebagai daerah yang religius, inklusif, maju, dan berkelanjutan.









