Musi Banyuasin (15/6). Satuan Komunitas (Sako) Sekawan Persada Nusantara (SPN) naungan DPD LDII Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sukses menggelar Training of Trainer (ToT) Seminar Manajemen Kepramukaan. Sebanyak 50 calon pembina pangkalan mengikuti kegiatan yang berlangsung sehari penuh di Aula Pondok Pesantren Taufiqurrohman, Sumatera Selatan pada , Sabtu (6/6/2026).
Kegiatan Pramuka Sako SPN LDII Muba ini menghadirkan pembicara Sunarto, yang membawakan materi seputar manajemen kepramukaan dan strategi pembinaan karakter generasi muda berbasis nilai-nilai Islam.
Kegiatan ini berada di bawah pengawasan langsung Majelis Pembimbing Sako Cabang (Mabisako Cab) Yusmaiade, serta didampingi Pembina Agus Wahyudi. Keduanya berkomitmen mencetak kader pelatih dan pembina yang handal di seluruh pangkalan Sako SPN wilayah Musi Banyuasin.
Pramuka Berbasis Masjid, Kolaborasi LDII dan Sako SPN
Sako SPN LDII merupakan gerakan Pramuka berbasis masjid yang menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembentukan akhlak, kepemimpinan, dan karakter generasi muda. Program ini berjalan sinergis bersama Penggerak Pembina Generasi Penerus (Generus) naungan DPD LDII Kabupaten Musi Banyuasin.
Kolaborasi strategis antara Sako SPN dan LDII Muba ini dinilai menjadi model pembinaan karakter yang efektif, memadukan nilai-nilai kepramukaan nasional dengan pendidikan keislaman yang terstruktur.
Ditemui di sela-sela acara, Ketua DPD LDII Musi Banyuasin sekaligus Ketua Pondok Pesantren Taufiqurrohman, Daud Sobri, menegaskan komitmen bersama dalam membina generasi muda, “Kami bersama para Kakak dari Sako SPN berkontribusi membina anak-anak, membangun karakter mereka agar menjadi generasi yang berakhlak, mandiri, dan berdedikasi bagi bangsa,” ujar Daud Sobri.
Dengan terselenggaranya Sako SPN LDII Muba 2026 ini, diharapkan pembinaan karakter generasi muda berbasis nilai-nilai keislaman, dan kepramukaan semakin kuat serta merata di seluruh wilayah Kabupaten Musi Banyuasin.(ds).








