Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Epidemolog Dicky Budiman Ajak Waspadai Hantavirus tanpa Panik

2026/05/11
in Nasional
0
Ilustrasi: Pinterest.

Ilustrasi: Pinterest.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (11/5). Kasus hantavirus yang belakangan kembali menjadi perhatian dunia mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap penyakit zoonosis, yakni penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia. Namun masyarakat diminta tetap tenang dan tidak panik dalam menyikapinya.

Epidemiolog dari Griffith University Australia yang juga menjadi Ketua DPP LDII, Dicky Budiman menjelaskan hantavirus bukan penyakit baru dan telah lama dikenal dalam dunia kesehatan global, “Hantavirus pertama kali ditemukan tahun 1976 di Korea Selatan, di sekitar Sungai Hantan. Virus ini ditemukan pada tikus sawah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hantavirus merupakan penyakit zoonosis dengan reservoir utama hewan pengerat seperti tikus liar. Penularan kepada manusia paling sering terjadi melalui paparan lingkungan yang terkontaminasi urin, kotoran, atau air liur tikus yang terinfeksi.

“Yang perlu dipahami, hantavirus itu terutama bukan menyebar dari manusia ke manusia, tetapi dari lingkungan yang terkontaminasi tikus yang terinfeksi,” jelasnya.

Menurutnya, berbeda dengan COVID-19, penularan hantavirus tidak mudah terjadi antar manusia. Hingga kini, penularan antarmanusia hanya ditemukan secara terbatas pada jenis Andes virus dalam kontak sangat dekat.

Karena itu, risiko hantavirus menjadi pandemi global seperti COVID-19 dinilai sangat kecil, “Reservoir utamanya tetap tikus, bukan manusia. Penularan antarmanusia juga sangat terbatas dan tidak memiliki efisiensi transmisi seperti SARS-CoV-2 atau influenza,” katanya.

Meski demikian, ia mengingatkan masyarakat tetap perlu waspada karena Indonesia memiliki sejumlah faktor risiko ekologis, seperti populasi tikus yang tinggi, banjir musiman, sanitasi perkotaan, serta kepadatan pelabuhan dan pergudangan.

Selain itu, perubahan iklim, urbanisasi cepat, dan kerusakan lingkungan juga meningkatkan risiko munculnya berbagai penyakit zoonosis, “Ancaman terbesar abad ini mungkin bukan hanya satu virus tertentu, tetapi hubungan manusia dengan alam yang semakin tidak sehat,” ujarnya.

Pada kasus berat, hantavirus dapat menyebabkan gangguan paru akut, penurunan oksigen drastis, hingga syok. Fatalitas kasus berat dapat mencapai 40 persen terutama jika diagnosis terlambat dan fasilitas perawatan intensif terbatas.

Namun untuk masyarakat umum di Indonesia, ia menilai tingkat risikonya saat ini masih sangat rendah, “Bukan nol, tetapi sangat rendah. Karena ini bukan penyakit baru dan juga tidak berpotensi menjadi pandemi,” katanya.

Ia juga menyoroti munculnya sikap skeptis masyarakat terhadap isu wabah setelah pandemi COVID-19. Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi trauma sosial, banjir informasi di media sosial, hoaks, hingga politisasi isu kesehatan.

“Dalam epidemiologi, ketidakpastian ilmiah pada fase awal outbreak itu normal. Karena itu masyarakat perlu tetap kritis, tetapi juga tetap berbasis sains,” ujarnya.

Sebagai langkah pencegahan, ia mengajak warga LDII membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di lingkungan rumah, tempat ibadah, pondok, maupun tempat kerja.

Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain mengelola sampah dengan baik, membersihkan area yang berpotensi menjadi sarang tikus, menggunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan gudang atau area kotor, serta membiasakan mencuci tangan.

Ia juga mengingatkan agar membersihkan area kotor dilakukan dengan metode basah menggunakan cairan pembersih, bukan dibersihkan secara kering agar partikel yang berpotensi membawa virus tidak beterbangan di udara.

“Kalau lingkungan bersih, insyaAllah tikus juga tidak suka datang. Karena tikus mencari sumber makanan dari sampah,” ujarnya.

Menurutnya, upaya menjaga kebersihan lingkungan juga sejalan dengan konsep *One Health*, yakni pendekatan yang menempatkan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan sebagai satu kesatuan yang saling berkaitan.

Karena itu, ia mengajak warga LDII terus menjadi pelopor budaya hidup bersih dan sehat demi menjaga kesehatan bersama dan kelestarian lingkungan.

Tags: Dicky BudimanEpidemiologHantaviruswaspada

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Surahman on LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing
  • Surahman on LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing
  • Supardo on Wamenhaj Kunjungi LDII Tarakan, Ajak Generasi Muda Sehat Fisik dan Intelektual
  • Edy purwanto on LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing
  • Sigit Budi Nugroho on LDII dan BJB Syariah Jajaki Kolaborasi Ekonomi Umat Berbasis Digital
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mbah Mardijiyono

Berusia 103 Tahun, Mbah Mardijiyono Jemaah Haji Tertua Asal Indonesia

May 4, 2026
Tsamrotul Fuadah

Meski Kaki Patah, Tsamrotul Fuadah Tetap Tuntaskan Rangkaian Ibadah di Tanah Suci

May 3, 2026
Kepala Pos Terminal Ajyad, M. Rif'at Sitorus

Kapos Terminal: Terminal Ajyad Paling Dekat Ke Masjidil Haram

May 4, 2026
Kick off Gelombang II, Jemaah Diimbau Pakai Ihram di Embarkasi

Kick off Gelombang II, Jemaah Diimbau Pakai Ihram di Embarkasi

May 7, 2026
LDII dan BJB Syariah Jajaki Kolaborasi Ekonomi Umat Berbasis Digital

LDII dan BJB Syariah Jajaki Kolaborasi Ekonomi Umat Berbasis Digital

4
LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing

LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing

3
LDII Jakarta Pusat Hadiri Silaturahim Pemkot, Ormas, dan Pemuka Agama

LDII Jakarta Pusat Hadiri Silaturahim Pemkot, Ormas, dan Pemuka Agama

3
Studi Tiru ke LINES DPP LDII, LINES Boyolali Upaya Tingkatkan Kapasitas Media Organisasi

Studi Tiru ke LINES DPP LDII, LINES Boyolali Upaya Tingkatkan Kapasitas Media Organisasi

2
Epidemolog Dicky Budiman Ajak Waspadai Hantavirus tanpa Panik

Epidemolog Dicky Budiman Ajak Waspadai Hantavirus tanpa Panik

May 11, 2026
Dispendik Banyuwangi Verifikasi Kesiapan Pendirian SD Budi Utomo di Banyuwangi

Dispendik Banyuwangi Verifikasi Kesiapan Pendirian SD Budi Utomo di Banyuwangi

May 11, 2026
Bupati Manokwari Lepas Jamaah Haji 1447 H Tunjuk Warga LDII Jadi Petugas Pembimbing

Bupati Manokwari Lepas Jamaah Haji 1447 H Tunjuk Warga LDII Jadi Petugas Pembimbing

May 11, 2026
DPP LDII Hadiri Konsolidasi LDII Jawa Timur, Perkuat Sinergi dan Satukan Langkah Organisasi

DPP LDII Hadiri Konsolidasi LDII Jawa Timur, Perkuat Sinergi dan Satukan Langkah Organisasi

May 11, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Epidemolog Dicky Budiman Ajak Waspadai Hantavirus tanpa Panik May 11, 2026
  • Dispendik Banyuwangi Verifikasi Kesiapan Pendirian SD Budi Utomo di Banyuwangi May 11, 2026
  • Bupati Manokwari Lepas Jamaah Haji 1447 H Tunjuk Warga LDII Jadi Petugas Pembimbing May 11, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.