Bandar Lampung (1/5). DPW LDII Lampung menghelat takshow kesehatan dengan tema “Peran Strategis Perempuan dalam Pencegahan Stunting untuk Mewujudkan Generasi Sehat”. Acara itu diselenggarakan di kantor DPW LDII Lampung, pada Minggu (26/4), diikuti 200-an peserta remaja putri.
Ketua DPW LDII Lampung, M Aditya mengungkapkan, pembinaan generasi muda, khususnya perempuan menjadi langkah strategis untuk menyiapkan masa depan bangsa. “Terima kasih pada para remaja, yang telah mulai peka, terhadap kondisi sosial di sekitar, termasuk peran dalam keluarga,” ujarnya.
Aditya mengungkapkan, berbagai program pembinaan, seperti pelatihan dan forum edukasi, adalah bagian dari proses menyiapkan generasi yang berkualitas. “Generasi muda, tidak hanya dibekali ilmu agama, tetapi juga keterampilan hidup dan kepedulian sosial,” katanya.
Terkait dengan persoalan stunting, Aditya mengatakan, kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik, tetapi juga berpengaruh pada kualitas sumber daya manusia di masa depan.
“Dulu kasus gizi buruk ada, tetapi tidak masif. Sekarang jumlahnya semakin meningkat. Jika tidak ditangani sejak dini, dampaknya bisa panjang terhadap kecerdasan dan produktivitas generasi muda,” ungkapnya.
Ia menambahkan, upaya pencegahan stunting harus dimulai sejak usia remaja, termasuk melalui pemahaman gizi, pola hidup sehat, serta deteksi dini kondisi kesehatan. “Perempuan, memiliki peran strategis, karena kelak akan menjadi ibu yang menentukan kualitas generasi
berikutnya,” kata Aditya.
Sementara itu, narasumber takshow, Tutik Ernawati menegaskan pentingnya edukasi gizi seimbang. “Kesehatan sebelum pernikahan, dan wawasan seorang ibu untuk memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal menjadi sesuatu hal yang harus disiapkan sejak dini,” katanya.
Untuk itu, Tutik menegaskan, peserta harus memahami faktor penyebab stunting dan langkah pencegahannya. “Mari siapkan generasi yang sehat, mandiri, dan siap menghadapi tantangan global di masa depan,” tutupnya.









