Pemalang (31/3). Pengurus Cabang LDII Kecamatan Petarukan menggelar silaturahim dan audiensi dengan Ketua MUI Kecamatan Petarukan pada Senin, (16/3/2026). Pertemuan berlangsung di kediaman KH. Zuhri Ali sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antarumat Islam di wilayah tersebut.
KH. Zuhri Ali menyambut kehadiran pengurus LDII Petarukan dan mengapresiasi langkah silaturahim yang dilakukan. Ia menilai kegiatan tersebut memiliki nilai penting dalam kehidupan beragama dan sosial.
“Silaturahim itu memiliki fadhilah yang besar. Selain mendatangkan keberkahan, kita juga diingatkan agar tidak memutus tali silaturahim,” kata Zuhri Ali.
Sementara itu, Ketua PC LDII Petarukan Muhammad Yatim memimpin rombongan pengurus yang hadir lengkap dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan tuan rumah dalam pertemuan yang berlangsung di bulan Ramadan.
“Kami merasa sangat senang karena dapat bertemu langsung dengan Kyai Zuhri Ali. LDII berkomitmen untuk menjalin komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Petarukan. Hal ini penting demi menjaga kerukunan dan ukhuwah Islamiyah agar tetap terjaga dengan baik,” ujar Yatim.
Pertemuan tersebut diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjaga hubungan harmonis antarorganisasi keagamaan dan masyarakat di Kecamatan Petarukan. Kedua pihak juga sepakat memperkuat koordinasi dalam pembinaan umat serta menjaga kondusivitas wilayah.
Selain itu, pengurus PC LDII Petarukan juga melakukan silaturahim dengan Kapolsek Petarukan Amroni. Dalam pertemuan tersebut, Muhammad Yatim menyampaikan langkah organisasi dalam menjaga ketertiban menjelang malam takbiran.
“Kami telah menginstruksikan kepada seluruh warga LDII di tingkat PAC agar malam takbiran dipusatkan di masjid masing-masing. Kami menilai takbir keliling berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan kenyamanan pengguna jalan lainnya,” ujar Yatim.
Amroni menyambut kebijakan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang diambil oleh LDII Petarukan. Ia menilai langkah tersebut membantu menjaga ketertiban di wilayah hukum Polsek Petarukan.
“Kami sangat mengapresiasi langkah LDII Petarukan. Yang terpenting adalah makna malam takbiran tetap tersampaikan meski dilaksanakan di dalam masjid. Kami juga mengimbau warga untuk proaktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing,” kata Amroni.








