Semarang (31/3). Ketua DPW LDII Jawa Tengah Singgih Tri Sulistiyono menutup rangkaian kegiatan buka puasa bersama yang digelar Forum Kiai Santri Pancasila (FKSP). Pengajian yang digelar di Kampung Pancasila, Semarang, Jawa Tengah pada Selasa (17/3/2026) tersebut, menghadirkan tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Panitia menggelar sejumlah rangkaian kegiatan sejak sore hari. Mereka membagikan takjil kepada warga, melanjutkan dengan buka puasa bersama, menyalurkan 75 paket sembako, serta memberikan THR kepada anak yatim.
Forum ini juga menghadirkan kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat sekitar. Peserta mengikuti doa bersama yang dipimpin Gus Zen, sekaligus menerima bantuan yang disalurkan panitia.
Dalam tausiyahnya, Singgih Tri Sulistiyono mengajak peserta mengintegrasikan nilai agama dan kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, “Islam harus menjadi rahmatan lil ‘alamin dengan menonjolkan akhlakul karimah. Tugas kita di dunia adalah beribadah dalam arti luas, tidak hanya secara vertikal kepada Allah, tetapi juga dalam hubungan sosial atau muamalah,” ujar Singgih yang juga Guru Besar Ilmu Sejarah itu.
Ia juga menegaskan pentingnya mengamalkan nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat. “Pancasila harus diamalkan dalam kehidupan nyata,” katanya.
Ketua Umum FKSP Robani Albar menjelaskan kegiatan “Ngaji Pancasila” berlangsung rutin setiap pekan sejak 2019 dan terbuka untuk masyarakat umum.
“Kami mengampanyekan semangat ‘Cinta Agama, Cinta Negara’. Ini adalah upaya kolektif untuk mempererat toleransi dan menjadikan Pancasila sebagai perekat pemersatu umat,” ujarnya.
Ia menyebut program tersebut berjalan melalui empat pilar utama, yaitu lingkungan, kemasyarakatan, sosial budaya, dan ekonomi.









