Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Artikel

Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

2026/03/12
in Artikel
1
Ketua DPP LDII Bidang EPM Ardito Bhinadi pada pembukaan Workhsop Generasi Tangguh Finansial Dari Literasi Keuangan ke Bisnis Online Kreatif. Foto: LINES.

Ketua DPP LDII Bidang EPM Ardito Bhinadi pada pembukaan Workhsop Generasi Tangguh Finansial Dari Literasi Keuangan ke Bisnis Online Kreatif. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (12/3). Perang di Timur Tengah, tidak hanya terjadi di medan tempur, tetapi juga berdampak hingga ke dapur rumah tangga. Untuk merespon berbagai dampak tersebut, Ketua DPP LDII, Ardito Bhinadi mengajak keluarga untuk membangun ketahanan pangan, keuangan, energi dan sosial.

“Lonjakan harga energi dan gangguan perdagangan global dapat memicu inflasi dan kenaikan biaya hidup di banyak negara, termasuk Indonesia. Untuk itu, keluarga perlu membangun ketahanan pangan, keuangan, energi dan sosial sejak kini. Agar lebih siap menghadapi ketidakpastian ekonomi,” ujar Ardito pada Selasa (10/3/2026).

Dosen Ilmu Ekonomi, UPN Veteran Yogyakarta tersebut mengungkapkan, kawasan teluk merupakan penghasil minyak dan LNG dunia. “Ketika perang berlanjut, kegiatan produksi, pengolahan dan distribusi minyak dan LNG akan terganggu,” katanya.

Ardito menjelaskan, ketika Selat Hormuz ditutup, aliran perdagangan minyak dan LNG dunia akan terganggu. “Ketika produksi dan distribusi terganggu, harga minyak dan gas dunia akan melonjak. Dampaknya akan merambat ke banyak sektor,” tuturnya.

Ia menguraikan, harga BBM dan transportasi akan menjadi lebih mahal. “Harga pangan ikut terdorong naik, karena biaya pupuk, distribusi dan logistik juga naik,” imbuh Ardito.

Kemudian, barang impor akan cenderung lebih mahal, karena ongkos angkut meningkat dan nilai tukar negara berkembang, biasanya ikut tertekan saat investor mencari aset aman. “Seluruh tekanan kenaikan harga tersebut, pada akhirnya masuk ke biaya hidup rumah tangga. Seperti ongkos sekolah, kebutuhan dapur, transportasi, hingga biaya usaha kecil,” tuturnya.

Langkah pertama bagi rumah tangga, untuk menanggulangi hal tersebut, adalah dengan membangun ketahanan pangan keluarga. “Dimulai dengan menyiapkan stok pangan rumah tangga yang realistis, tahan simpan, bergizi dan biasa dikonsumsi keluarga. Dan harus diingat, prinsipnya bukan panic buying atau menimbun secara berlebihan, tetapi realistis,” ujarnya.

Ardito mengajak rumah tangga untuk menyiapkan bahan pangan pokok alternatif seperti umbi-umbian, sorgum, mie, dll, sebagai bagian ketahanan pangan. Konsep ketahanan rumah tangga tidak hanya menyiapkan stok makanan, tetapi stok kebutuhan dasar keluarga. “Prinsip penyediaannya dengan membeli secara bertahap. Menyimpan secukupnya dan gunakan sistem first in, first out (FIFO), yaitu, yang lebih dahulu dibeli, harus lebih dahulu digunakan. Dengan cara ini, keluarga punya bantalan tanpa terjebak panic buying,” imbuh Ardito.

Strategi selanjutnya, melalui ketahanan keuangan. “Siapkan dana darurat dengan angka ideal berkisar 3-6 bulan pengeluaran keluarga. Namun perlu diingat, angka ini bukan angka mutlak, tetapi standar kehati-hatian dalam manajemen keuangan keluarga,” katanya.

Logika sederhananya, jika terjadi guncangan ekonomi, pendapatan rumah tangga bisa terganggu karena omzet usaha turun, proyek tertunda, jam kerja berkurang, hingga PHK. “Di sisi lain, pengeluaran pokok tetap berjalan. Seperti makan, listrik, sekolah, transportasi, obat-obatan dan cicilan pokok,” katanya. Maka, dana darurat selama tiga bulan cocok sebagai bantalan minimal untuk keluarga dengan pendapatan relatif stabil. “Enam bulan, lebih ideal, bagi keluarga dengan pendapatan tidak tetap, misalnya, pedagang, pekerja lepas, atau rumah tangga yang hanya bertumpu pada satu pencari nafkah,” pungkas Ardito.

Dalam konteks krisis global, ia menjelaskan, masalahnya bukan hanya harga naik, tetapi ketidakpastian durasi tekanan ekonomi. “Karena itu, semakin rentan struktur pendapatan keluarga, maka semakin tebal bantalan dana darurat yang sebaiknya disiapkan,” jelasnya.

Ia menegaskan, tujuan dana darurat bukan untuk investasi atau konsumsi tambahan, melainkan untuk menjaga keluarga tetap tenang, “Tidak panik berutang, dan tidak menjual asset produktif secara tergesa-gesa ketika ekonomi sedang terguncang,” tegasnya.

Langkah selanjutnya, rumah tangga perlu memikirkan untuk mendiversifikasi penghasilan. “Usaha yang rasional, bukan usaha yang terdengar besar. Namun, usaha yang modalnya rendah, pasarnya jelas dan bisa dimulai dari keterampilan yang sudah dimiliki keluarga,” pungkasnya.

Dalam situasi yang tidak pasti, model usaha yang paling aman adalah, usaha yang menyediakan pelayanan kebutuhan sehari-hari, “Contohnya, usaha makanan rumah sederhana, katering kecil, laundry kiloan skala mikro, warung kebutuhan pokok atau penjualan ulang produk rumah tangga yang perputarannya cepat,” jelasnya.

Jika memiliki keterampilan digital, ia menyarankan untuk membukan jasa desain, admin media sosial, editing video, atau berjualan lewat marketplace. “Jika punya lahan sempit, bisa menanam tanaman pangan yang dibutuhkan sehari-hari,” katanya.

Berbicara ketahanan energi, Ardito menjelaskan, dapat dimulai dari mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, “Alihkan dengan melakukan perjalanan bersama, atau digabung dengan anggota keluarga yang lain, atau beralih menggunakan transportasi umum,” imbuhnya.

“Gunakan lampu secukupnya, matikan alat yang tidak dipakai, cabut charger, atur pemakaian AC pada suhu yang lebih hemat dan pilih peralatan yang lebih efisien. Rumah tangga perlu membangun budaya hemat, bukan pelit. Pakai energi sesuai kebutuhan, bukan sekadar kebiasaan,” tegasnya.

Menutup ajakannya, Ardito menegaskan, keluarga perlu menerapkan empat pilar utama untuk bertahan saat krisis. “Pertama, ketahanan pangan, rumah tangga mampu memastikan kebutuhan makanan pokok tetap terpenuhi walaupun harga bergejolak atau distribusi terganggu,” katanya.

Ketahanan keuangan, berarti rumah tangga mampu menjaga arus kas tetap sehat. “Melalui dana darurat, mengurangi utang konsumtif, prioritas belanja sesuai kebutuhan dan miliki sumber penghasilan tambahan,” pungkasnya.

Ketiga, ketahanan energi, “Rumah tangga, perlu memiliki energi alternatif, seperti panel surya, prilaku hemat BBM, hemat listrik, pengaturan mobilitas kegiatan harian, dan gunakan peralatan dengan efisien,” tuturnya.

Keempat, ketahanan sosial, berarti rumah tangga perlu memiliki jaringan sosial yang baik. “Baik tetangga, saudara, komunitas masjid, koperasi, kelompok pengajian, atau komunitas ekonomi. Ketahanan sosial, berupa pertukaran informasi, gotong royong, bantuan sementara hingga peluang usaha,” tutup Ardito.

Tags: AntisipasiArdito BhinadiKetahanan KeluargaKrisis Timur Tengahldii

Comments 1

  1. Supardo says:
    7 months ago

    Alhamdulillah…..semoga manfaat & barokah…..Aamiin……

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Harfan Suyoko on LDII Bener Meriah Silaturahim dengan Wakil Bupati Bahas Pemberdayaan Umat
  • Fauzi Achmadi on Buka Musda VI LDII Kota Metro, Wali Kota Penguatan Ormas dalam Pembangunan
  • Supardo on Buka Musda VI LDII Kota Metro, Wali Kota Penguatan Ormas dalam Pembangunan
  • Supardo on LDII Hadiri Rapat Kerja Daerah MUI Jakarta Pusat Dorong Perkuat Nilai Moderasi Agama
  • Muhamad Ipa Slamet on Ketua DPP LDII: TNI Dan Ormas Harus Saling Memperkuat Jaga Kedaulatan
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Meningkatkan Kualitas Ketakwaan kepada Allah SWT dengan Silaturohim dan Berbagi Bersama Anak Yatim-Dhuafa

Meningkatkan Kualitas Ketakwaan kepada Allah SWT dengan Silaturohim dan Berbagi Bersama Anak Yatim-Dhuafa

August 16, 2011
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Ponpes Gadingmangu Helat Aksi Bersih Lingkungan

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Ponpes Gadingmangu Helat Aksi Bersih Lingkungan

June 15, 2025
LDII Lembang dan Parongpong Pelaksana Awal Cek Kesehatan Gratis LDII di Bandung Barat

LDII Lembang dan Parongpong Pelaksana Awal Cek Kesehatan Gratis LDII di Bandung Barat

May 31, 2025
LDII Jebres Gencarkan Sosialisasi Anti-Bullying di Pesantren

LDII Jebres Gencarkan Sosialisasi Anti-Bullying di Pesantren

July 30, 2025
Gandeng Dinkes, LDII Makassar Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Pelacakan TBC

Gandeng Dinkes, LDII Makassar Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Pelacakan TBC

0
LDII Buru Perkuat Sinergi dengan Kepolisian untuk Jaga Kondusivitas Daerah

LDII Buru Perkuat Sinergi dengan Kepolisian untuk Jaga Kondusivitas Daerah

0
LDII Kota Bekasi Gelar Festival Generasi Unggul untuk Bangun Generasi Berkarakter

LDII Kota Bekasi Gelar Festival Generasi Unggul untuk Bangun Generasi Berkarakter

0
Anggota DPD RI Ajak Wanita LDII Jatim Wujudkan Ruang Digital Ramah Anak

Anggota DPD RI Ajak Wanita LDII Jatim Wujudkan Ruang Digital Ramah Anak

0
Gandeng Dinkes, LDII Makassar Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Pelacakan TBC

Gandeng Dinkes, LDII Makassar Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Pelacakan TBC

November 8, 2026
LDII Buru Perkuat Sinergi dengan Kepolisian untuk Jaga Kondusivitas Daerah

LDII Buru Perkuat Sinergi dengan Kepolisian untuk Jaga Kondusivitas Daerah

November 8, 2026
LDII Kota Bekasi Gelar Festival Generasi Unggul untuk Bangun Generasi Berkarakter

LDII Kota Bekasi Gelar Festival Generasi Unggul untuk Bangun Generasi Berkarakter

November 8, 2026
Anggota DPD RI Ajak Wanita LDII Jatim Wujudkan Ruang Digital Ramah Anak

Anggota DPD RI Ajak Wanita LDII Jatim Wujudkan Ruang Digital Ramah Anak

November 8, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Gandeng Dinkes, LDII Makassar Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Pelacakan TBC November 8, 2026
  • LDII Buru Perkuat Sinergi dengan Kepolisian untuk Jaga Kondusivitas Daerah November 8, 2026
  • LDII Kota Bekasi Gelar Festival Generasi Unggul untuk Bangun Generasi Berkarakter November 8, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

TELEGRAM

Untuk mengirim berita dari daerah Anda, silakan install aplikasi TELEGRAM lalu klik tautan berikut:

https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.