Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Dalam Rakernas LDII, Kemendikbud Paparkan Upaya Kurangi Pengangguran Lulusan SMK

2023/11/09
in Nasional
5
Rakernas LDII 2023 LDII Expo Rakernas LDII Profesional Religius LDII untuk Bangsa

Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristi) terus berupaya mengurangi angka pengangguran, termasuk lulusan Sekolah Menengah (SMK), ujar Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, Saryadi pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LDII 2023. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (8/11). Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristi) terus berupaya mengurangi angka pengangguran, termasuk lulusan Sekolah Menengah (SMK). Upaya ini dipaparkan Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, Saryadi pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LDII 2023, di Grand Ballroom Minhaajurrosyidiin, Jakarta Timur, pada Rabu (8/11).

Survei Ketenagakerjaan Nasional (Sakernas) yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) pada Agustus 2023 menunjukkan ada 7,86 juta pengangguran, dengan Tingkat Pengangguran Terbuka sebesar 5,32 persen. Angka ini menurun 0,54 point dibandingkan Agustus 2022 (5,86 persen).

Saryadi mengatakan, ini menjadi tantangan bagi pemerintah. Di satu sisi Indonesia punya penduduk usia produktif yang banyak, namun ada sekian persen dari mereka yang tidak berkesempatan untuk mendapatkan pekerjaan saat disurvei BPS. Sebanyak 1,8 juta di antaranya lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

“Setiap tahun ada 1,65 juta lulusan perguruan tinggi dan ada 1,8 juta lulusan tingkat SMA/SMK/MA yang tidak melanjutkan studi. Jadi ada 3,45 juta pencari kerja baru tiap tahun,” kata Saryadi.

Pada tahun 2030, Indonesia akan mencapai puncak bonus demografi. Pada momen 100 tahun kemerdekaan yakni tahun 2045, jumlah penduduk Indonesia diproyeksikan mencapai 318,7 juta orang, dengan tren laju pertumbuhan penduduk 1,25 persen per tahun.

Saryadi mengatakan pembangunan SDM melalui pendidikan vokasi sangat penting, untuk memastikan daya saing nasional yang kompetitif. Menurut laporan Future of Jobs Report 2023, berpikir analitis dan kreatif menjadi keterampilan pokok yang paling dicari oleh dunia kerja. Namun kualitas angkatan kerja Indonesia masih sangat lemah, dibandingkan tantangan kompleksitas pekerjaan masa kini dan masa depan.

“Hendaknya kita bekerja sama, berkolaborasi untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan, khususnya di SMK,” ujarnya.

Upaya yang dilakukan Kemendikbudristek salah satunya tentang program SMK Pusat Keunggulan. Saryadi mengatakan dalam rangka untuk mewujudkan SMK yang berkualitas, salah satu indikator keberhasilannya seberapa banyak lulusan SMK itu bekerja. Meskipun pekerjaan itu sendiri banyak faktor yang mempengaruhinya. Mulai dari kesempatan kerja, budaya, dan sebagainya.

Saryadi mengatakan Kemendikbudristek telah memiliki komitmen dalam rangka merevitalisasi SMK. Salah satunya lewat Program SMK Pusat Keunggulan. Program ini ditujukan dalam rangka untuk memastikan kualitas layanan pendidikan di SMK, yang pada akhirnya meningkatkan angka kebekerjaan lulusan SMK. Upaya agar SMK memiliki relevansi yang tinggi dengan dunia kerja juga dilakukan dengan penataan konsentrasi keahlian.

Saryadi mengatakan beberapa daerah sudah dilakukan moratorium jurusan-jurusan tertentu yang berdasarkan analisis sudah jenuh. Atau, saat anak-anak SMK itu lulus, kesempatan kerja itu sudah tidak ada. Oleh karenanya Kemendikbudristek akan memberikan rekomendasi kepada masing-masing Pemerintah Daerah (Pemda). untuk melakukan analisis jurusan-jurusan SMK yang dinilai sudah tidak relevan dengan dunia kerja saat ini. Sebab yang memiliki kewenangan untuk membuka dan menutup sekolah itu ada di Pemda.

“Kami akan merekomendasikan untuk menata konsentrasi keahlian atau jurusan yang ada di SMK. Sehingga jurusannya lebih mencerminkan kebutuhan yang ada pada masing-masing wilayah, kebutuhan di dunia usaha, di dunia industri dan dunia kerja,” ujarnya.

Tags: bonus demografildiiLDII untuk BangsaLembaga Dakwah Islam IndonesiaPresiden Jokowiprofesional religiusRakernas LDII 2023RoadtoRakernasLDII2023

Comments 5

  1. Angka DH says:
    3 years ago

    Semoga dlm upaya meningkatkan kualitas SDM yg berkarakter luhur guna menyambut bonus demografi, Alloh paring sukses lancar manfaat dan barokah.

    Reply
  2. Nurrohmat says:
    3 years ago

    Semoga lebih baik lagi

    Reply
  3. Nurrohmat says:
    3 years ago

    Semoga lebih baik lagi, Tambah Jaya LDII

    Reply
  4. Wartoyo says:
    3 years ago

    Mantab Pak Mentri, Semoga berhasil menuju Indonesia maju,

    Reply
  5. Pri Adhi Joko Purnomo says:
    3 years ago

    Pendidikan SMK harus flexible mengikuti perkembangan jaman guna mengimbangi jaman yang serba cepat.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Surahman on LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing
  • Surahman on LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing
  • Supardo on Wamenhaj Kunjungi LDII Tarakan, Ajak Generasi Muda Sehat Fisik dan Intelektual
  • Edy purwanto on LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing
  • Sigit Budi Nugroho on LDII dan BJB Syariah Jajaki Kolaborasi Ekonomi Umat Berbasis Digital
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mengenal Cyber Crime, Jenisnya dan Cara Mengatasinya

Mengenal Cyber Crime, Jenisnya dan Cara Mengatasinya

May 23, 2023

Kitab apa yang menjadi rujukan LDII untuk mempelajari Al-Qur’an?

September 19, 2008
LDII Usulkan Reformasi Tata Kelola Haji Berbasis Syariat dan Keselamatan Jemaah

LDII Usulkan Reformasi Tata Kelola Haji Berbasis Syariat dan Keselamatan Jemaah

July 20, 2026
LDII Kampung Udapi Hilir Distrik Aimas Silaturahim dengan Tokoh Masyarakat dan Aparat

LDII Kampung Udapi Hilir Distrik Aimas Silaturahim dengan Tokoh Masyarakat dan Aparat

November 19, 2024
LDII dan MUI Jatim Perkuat Sinergi di Bidang Lingkungan dan Wawasan Kebangsaan

LDII dan MUI Jatim Perkuat Sinergi di Bidang Lingkungan dan Wawasan Kebangsaan

0
DPP LDII: Hari Anak Nasional Jadi Penanda Pentingnya Keteladanan Orang Dewasa

DPP LDII: Hari Anak Nasional Jadi Penanda Pentingnya Keteladanan Orang Dewasa

0
Muswil VI 2026, LDII Babel Fokus Cetak SDM Profesional Religius

Muswil VI 2026, LDII Babel Fokus Cetak SDM Profesional Religius

0
LDII Tegal Gelar Pelatihan Ecoprint Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Lingkungan

LDII Tegal Gelar Pelatihan Ecoprint Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Lingkungan

0
LDII dan MUI Jatim Perkuat Sinergi di Bidang Lingkungan dan Wawasan Kebangsaan

LDII dan MUI Jatim Perkuat Sinergi di Bidang Lingkungan dan Wawasan Kebangsaan

July 24, 2026
DPP LDII: Hari Anak Nasional Jadi Penanda Pentingnya Keteladanan Orang Dewasa

DPP LDII: Hari Anak Nasional Jadi Penanda Pentingnya Keteladanan Orang Dewasa

July 24, 2026
Muswil VI 2026, LDII Babel Fokus Cetak SDM Profesional Religius

Muswil VI 2026, LDII Babel Fokus Cetak SDM Profesional Religius

July 24, 2026
LDII Tegal Gelar Pelatihan Ecoprint Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Lingkungan

LDII Tegal Gelar Pelatihan Ecoprint Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Lingkungan

July 23, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII dan MUI Jatim Perkuat Sinergi di Bidang Lingkungan dan Wawasan Kebangsaan July 24, 2026
  • DPP LDII: Hari Anak Nasional Jadi Penanda Pentingnya Keteladanan Orang Dewasa July 24, 2026
  • Muswil VI 2026, LDII Babel Fokus Cetak SDM Profesional Religius July 24, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.