Pemalang (20/7). Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) menggelar edukasi bagi generasi muda PAC LDII Kebagusan. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al Hidayah, Ampelgading, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah pada Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut menjadi bagian dari kolaborasi antara perguruan tinggi dan LDII, untuk mendorong penguatan karakter generasi muda melalui pendidikan, pembinaan akhlak, serta peningkatan kepedulian terhadap keluarga.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN menyampaikan materi bertajuk “Menuntut Ilmu di Usia Muda dan Berbakti kepada Orang Tua”. Acara dibuat interaktif dengan mengajak peserta berdiskusi, menjawab pertanyaan, dan berbagi pengalaman sehari-hari. Materi menitikberatkan pada pentingnya membangun budaya belajar sejak dini, mengelola waktu secara produktif, serta membiasakan sikap hormat kepada orang tua sebagai bagian dari pembentukan karakter.
Koordinator Mahasiswa KKN Desa Kebagusan, Farel, mengatakan generasi muda menghadapi tantangan yang semakin kompleks, sehingga membutuhkan bekal karakter dan pendidikan yang kuat. Menurutnya, usia muda merupakan fase penting untuk membangun pola pikir yang positif sekaligus menumbuhkan kebiasaan belajar yang berkelanjutan.
“Kami ingin anak-anak memiliki motivasi untuk terus belajar, berani bercita-cita, dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk mengembangkan diri. Pendidikan menjadi bekal penting agar mereka mampu menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai moral,” ujar Farel.
Ia menambahkan, kedekatan dengan keluarga, guru, dan lingkungan menjadi faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang generasi muda. Ketua PAC LDII Kebagusan, Hendri, mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKN Undip yang menghadirkan materi edukatif bagi generasi penerus di lingkungan LDII.
Menurutnya, kolaborasi seperti ini memberi manfaat bagi anak-anak sekaligus memperluas wawasan mereka, mengenai pentingnya pendidikan dan pembentukan akhlak, “Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga anak-anak memiliki dorongan untuk belajar lebih giat, menghormati orang tua, dan menjadi pribadi yang bertanggung jawab,” kata Hendri.
Ketua DPD LDII Kabupaten Pemalang, Agus Sarwono, menilai pembinaan generasi muda merupakan investasi jangka panjang yang menjadi perhatian organisasi di berbagai daerah. Menurutnya, pendidikan karakter perlu dilakukan secara berkesinambungan melalui sinergi antara keluarga, lembaga pendidikan, dan organisasi kemasyarakatan.
“LDII terus mendorong lahirnya generasi yang memiliki kemampuan akademik sekaligus akhlak yang baik. Pembinaan sejak usia dini menjadi fondasi agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Agus Sarwono.
Agus menambahkan, kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi langkah positif dalam memperkaya materi pembinaan bagi generasi muda. Kehadiran mahasiswa melalui program KKN dinilai dapat memberikan inspirasi sekaligus membuka wawasan peserta mengenai pentingnya pendidikan tinggi dan pengembangan kapasitas diri.








