Bengkalis (14/7). Lurah Air Jamban, Rifky Ellyaningsih, meresmikan TK IT Insan Mulia, naungan Yayasan Sabilul Jannah Insan Madani dan DPD LDII Bengkalis. Peresmian tersebut diselenggarakan di TK IT Insan Mulia, Bengkalis, Riau, pada Sabtu (11/7/2026).
Pendirian TK ini merupakan salah satu program prioritas LDII untuk membentuk sumber daya manusia yang unggul., “TK ini diproyeksikan menjadi jawaban atas kebutuhan pendidikan anak usia dini yang berkualitas dan berkarakter religius. Kami berkomitmen mencetak generasi yang unggul secara moral, maupun intelektual,” ujar Ketua Yayasan Sabilul Jannah Insan Madani, Dasrial Efendi.
Menanggapi itu, Lurah Air Jamban, Rifky Ellyaningsih mengapresiasi inisiatif yayasan menghadirkan fasilitas pendidikan di tengah masyarakat. “Hal ini dapat mempermudah orang tua memberikan pendidikan terbaik bagi anak, tanpa terkendala jarak,” katanya.
Ia berharap, para peserta didik kelak, menjadi generasi emas, “Anak-anak yang berkarakter mulia bagi orang tua, maupun lingkungannya,” kata Rifky.
Lebih lanjut, ia mengajak warga Air Jamban mendukung kepemimpinan daerah untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. “Mari doakan, para pemimpin di Bengkalis, dapat menyelesaikan visi dan misinya untuk masyarakat,” pungkas Rifky.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Bengkalis, Muryanto mengungkapkan, pendidikan TK IT Insan Mulia didasari urgensi pengoptimalan potensi anak di usia emas (0-6 tahun), “Di mana, pertumbuhan otak anak berada pada tahap yang krusial,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan, pendirian TK tersebut juga bertujuan mempersiapkan mental peserta didik menuju jenjang usia SD. “Serta, merespon pertumbuhan penduduk yang pesat, di wilayah Kecamatan Mandau. Serta tingginya kebutuhan orang tua yang bekerja, terhadap tempat pendidikan yang terpercaya,” kata Muryanto.
Muryanto menambahkan, penguatan pendidikan usia dini, merupakan salah satu program prioritas LDII. “Untuk membentuk sumber daya manusia yang unggul. Semoga dapat berkontribusi untuk membentuk pondasi moral, internalisasi nilai-nilai kedisiplinan dan kemandirian para peserta didik,” tutupnya.









