Kubu Raya (22/6). DPW LDII Kalimantan Barat (Kalbar) silaturrahim ke Pondok Pesantren Darul Amin di Desa Mekar Sari, Kabupaten Kubu Raya. Kunjungan pada Senin (15/6/2026) itu, menjadi upaya memperkuat ukhuwah Islamiyah dan membangun kolaborasi.
Ketua DPW LDII Kalbar Susanto mengatakan, dalam kunjungan itu kedua pihak membahas berbagai peluang kerja sama, khususnya dalam bidang pendidikan, pembinaan generasi muda, dan program-program kemasyarakatan yang berorientasi pada kemaslahatan umat.
Ia menegaskan bahwa kunjungan itu juga untuk membangun sinergi yang produktif, untuk menghadapi berbagai tantangan keumatan di masa depan.
“Fungsi pesantren memiliki kesesuaian dengan misi yang hendak dicapai LDII, yakni mencetak generasi yang berakhlakul karimah, berilmu, dan mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa. Karena itu kami ingin menemukan titik temu agar kedua lembaga dapat saling mendukung dan bekerja sama,” ujarnya.
Rombongan DPW LDII Kalbar yang dipimpin Ketua DPW LDII Kalbar, Susanto, didampingi sejumlah pengurus DPD LDII Kubu Raya, di antaranya Dewan Penasehat Khairul Mahfuzi, Sekretaris DPD Sucipto, serta jajaran pengurus lainnya, disambut hangat oleh Pengasuh Pondok Pesantren Darul Amin, KH Zuhdi MZ.
Susanto melanjutkan, tantangan terbesar yang dihadapi bangsa saat ini adalah menyiapkan generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam karakter dan moralitas.
“Pendidikan karakter menjadi kebutuhan yang sangat penting. Ketika moralitas generasi melemah, maka keberlanjutan bangsa juga akan menghadapi ancaman yang serius. Karena itu pembinaan akhlak harus menjadi perhatian bersama,” tambahnya.
Susanto juga menjelaskan bahwa LDII saat ini terus memperkuat implementasi delapan bidang pengabdian untuk bangsa yang mencakup berbagai sektor strategis.
“Potensi kerja sama dengan pesantren sangat luas. Selain dakwah dan pendidikan, LDII juga memiliki program di bidang kebangsaan, ekonomi syariah, ketahanan pangan, lingkungan hidup, teknologi informasi, hingga energi baru terbarukan. Semua ini bisa menjadi ruang kolaborasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Darul Amin, KH Zuhdi MZ, mengapresiasi kunjungan tersebut dan menyambut baik gagasan kolaborasi bersama LDII.
Ia mengungkapkan bahwa dirinya pernah berkunjung ke Pondok Pesantren Wali Barokah di Kediri, yang berada di bawah naungan LDII, sehingga sudah memiliki gambaran mengenai berbagai program pendidikan yang dijalankan organisasi tersebut.
“Saya merasa bangga menerima kunjungan ini. Sebelumnya saya juga pernah berkesempatan mengunjungi Pesantren Wali Barokah di Kediri. Karena itu, kami sangat terbuka untuk menjalin kerja sama yang baik ke depan,” ungkap KH. Zuhdi.
Silaturahim seperti itu, KH Zuhdi mengatakan, adalah momen penting bertukar gagasan mengembangkan pendidikan keagamaan, peningkatan kualitas pembinaan santri, hingga kolaborasi dalam program sosial kemasyarakatan.
“Kami pada prinsipnya sudah sepakat untuk menjalin kerja sama ke depan. Menyelesaikan berbagai persoalan umat dan bangsa tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi memerlukan sinergi dan gotong royong dari semua pihak. Harapannya, berbagai ikhtiar ini dapat menghadirkan kemaslahatan yang lebih besar bagi masyarakat dan bangsa,” katanya.









