Tanjung Selor (5/6). DPW LDII Kalimantan Utara silaturahim dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Utara, KH Habib Sayyid Muthahar Al Jufrie. Silaturahim berlangsung di kediamannya di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Rabu (3/6/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat komunikasi antarlembaga keagamaan, serta membangun pemahaman yang lebih baik di tengah masyarakat.
Ketua DPW LDII Kalimantan Utara, Jaet Ahmad Fatoni dan jajarannya, diterima Ketua Komisi Fatwa MUI Kalimantan Utara, Habib Idrus Al Jufrie. Dalam pertemuan tersebut, Jaet Ahmad Fatoni, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan mempererat silaturahim, sekaligus memohon arahan dan bimbingan dari para ulama sebagai tokoh panutan umat.
“Kami hadir untuk bersilaturahim dan meminta nasihat dari para ulama. Harapan kami, hubungan baik yang telah terjalin ini dapat terus berlanjut sehingga tercipta komunikasi yang semakin erat demi kemaslahatan umat,” ujarnya.
Menurut Jaet, dialog dan komunikasi yang terbuka menjadi langkah penting dalam membangun persatuan umat Islam di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini. Karena itu, LDII terus berupaya menjalin hubungan baik dengan para ulama, tokoh agama, dan lembaga keagamaan di Kalimantan Utara.
Sementara itu, KH Habib Sayyid Muthahar Al Jufrie menyambut baik kunjungan jajaran pengurus LDII. Ia menekankan pentingnya menjaga komunikasi, persaudaraan, dan kerja sama antarlembaga keumatan untuk memperkuat persatuan umat serta menjaga kerukunan di masyarakat.
Dalam suasana penuh keakraban, kedua belah pihak juga berdiskusi mengenai pentingnya *tabayun* atau klarifikasi dalam menyikapi berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Menurut Jaet, silaturahim secara langsung menjadi sarana efektif untuk membangun saling pengertian dan menghindari kesalahpahaman.
“Melalui pertemuan ini, kami semakin memahami pentingnya komunikasi yang baik. Jika ada informasi atau isu yang perlu diklarifikasi, tentu lebih baik diselesaikan melalui dialog dan tabayun sehingga tidak menimbulkan prasangka,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, DPW LDII Kalimantan Utara juga mengundang Ketua MUI Kaltara untuk memberikan tausiah kepada warga LDII di berbagai kegiatan pembinaan keagamaan. Selain itu, LDII berharap Ketua MUI dapat berkunjung ke sejumlah pondok pesantren binaan LDII di Kalimantan Utara sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan.
Jaet menegaskan, LDII berkomitmen untuk terus mengikuti arahan dan bimbingan para ulama dalam menjalankan aktivitas dakwah dan pembinaan masyarakat. Menurutnya, seluruh warga LDII berpegang teguh pada ajaran Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah Nabi Muhammad SAW.
Menutup pertemuan tersebut, Jaet mengajak seluruh elemen umat Islam untuk terus memperkuat ukhuwah dan bekerja sama dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat.








