Sorong (15/5). DPW LDII Papua Barat Daya menggelar Workshop Digitalisasi Dakwah. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (14/5/2026) itu, diikuti generasi muda LDII dari Pimpinan Cabang (PC) Kampung Baru, Remu, Klasaman, Malawili, Aimas, dan Modan.
Workshop tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan pemuda LDII dalam bidang media digital dan jurnalistik, sehingga mampu membantu menginformasikan berbagai kegiatan LDII di Papua Barat Daya melalui media yang positif dan informatif.
Ketua DPW LDII Papua Barat Daya, Siswanto, menjelaskan kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat publikasi kegiatan LDII kepada masyarakat luas.
“Tujuan utama kegiatan ini, agar generasi muda LDII bisa membantu menyiarkan berbagai kegiatan LDII yang ada di Papua Barat Daya,” ujarnya.
Menurutnya, jurnalistik penting diajarkan kepada pemuda, supaya masyarakat semakin memahami LDII melalui informaai yang baik, profesional dan bermanfaat, “Sehingga misinformasi yang sebelumnya ada, dapat berubah karena masyarakat mengetahui fakta yang sebenarnya,” jelas Siswanto.
Ia menambahkan bahwa melalui workshop tersebut, LDII Papua Barat Daya berharap para pemuda mampu memanfaatkan media digital secara positif. “Kami sangat berharap peran generus LDII yang kreatif, informatif, dan mampu menyampaikan kegiatan LDII pada masyarakat,” tegas Siswanto.
Materi yang disampaikan meliputi dasar-dasar jurnalistik, teknik membuat konten, editing video, cara membuat media postingan, hingga teknik wawancara. Setelah penyampaian materi, peserta juga mengikuti praktik langsung membuat konten video dan media publikasi.
Siswanto juga berharap para peserta terus belajar dan mengembangkan kemampuan di bidang jurnalistik dan media digital. “Harapan saya peserta terus belajar dan jangan bosan mendalami jurnalistik. Dengan kemampuan ini, kita terus berbenah dan memperbaiki diri dalam berkomunikasi dan bersosialisasi dengan masyarakat,” tambahnya.
Senada dengan itu, Sekretaris DPW LDII Papua Barat Daya, Ahmad Bukhori, mengatakan workshop tersebut diharapkan mampu mendorong pemuda LDII lebih aktif dalam pengelolaan media, baik untuk media internal maupun publikasi organisasi.
“Dengan kegiatan ini kita bisa langsung action, baik di media internal maupun untuk kemaslahatan umat. Kita ingin warga makin mengenal dengan baik keberadaan LDII, untuk itu peran warga dan khususnya generasi muda dalam bermedia sosial menjadi penting,” ujar Ahmad Bukhori.
Salah satu peserta workshop, Brian, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru, khususnya pada bidang jurnalistik yang menjadi minatnya. “Acara ini luar biasa, apalagi kami baru mulai merintis LDII News Network Papua Barat Daya. Materi yang paling saya pahami yaitu jurnalistik, karena bidang itu yang saya pilih. Saya berharap bisa terus berkembang dalam mengelola berita dan menyusun naskah berita,” kata Brian.











