Malang (5/5). Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM) Al-Kautsar dan PPM Baitul Jannah naungan LDII menggelar Festival Santri Soleh (FSS). Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (25/4/2026) bertempat di Rest Area dan Pusat Oleh-Oleh HC Putra, Kota Batu, Jawa Timur.
FSS tahun 2026 bertajuk “Santri Berkompetisi Meneguhkan Karakter Islam dan Mewujudkan Prestasi sebagai Pilar Generasi Unggul”. Kegiatan tersebut diikuti 146 santri dari dua PPM tersebut, “Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan karakter profesional religius dan meningkatkan keterampilan para santri PPM dengan berbagai lomba,” kata pengurus PPM Baitul Jannah, Usman Az-zakky.
Ia menuturkan, perlombaan yang dipertandingkan di antaranya lomba da’i, tahfidz, cerdas cermat, makna Al-Qur’an, dan video profil ma’had, “FSS ini termasuk agenda tahunan PPM Malang yang telah diselenggarakan sejak 2013. Namun, tahun 2026 ada dua cabang lomba baru, yakni debat Bahasa Indonedia dan *Bussines Model Canvas*,” ungkap Usman Az-zakky.
Ia menjelaskan kedua lomba tersebut memiliki nilai-nilai kompetitif dan berpikir kritis, untuk memacu cara berpikir kreatif untuk diterapkan di dunia nyata. Ia juga menerangkan acara ini tidak hanya mengembangkan nilai keagamaan, tetapi juga nilai-nilai profesionalisme santri.
“Terlebih lagi kita di sini ada adu gagasan, yang mana kita di sini sebagai santri juga ikut mengembangkan pikiran dalam ranah akademis,” salah satu peserta kontingan debat PPM Al-Kautsar, Darmawansyah Yudhistira.
Sementara itu, salah satu kontingen lomba da’i dari PPM Baitul Jannah, Febriana Nurdaningrum yang berhasil mendapat juara dua mengaku senang dan memiliki waktu sedikit dalam mempersiapkan perlombaan.
“Saya hanya memiliki lima hari untuk mempersiapkannya. Dan di waktu lima hari tersebut, saya mengoptimalkan pembuatan teksnya, karena ingin tema yang saya sampaikan itu bisa sesuai dan isinya benar-benar daging agar semuanya bisa memahami dengan baik.”









