Maros (1/2). DPD LDII Kabupaten Maros menghelat pengajian ibu-ibu yang dihadiri pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maros bidang Pemuda, Perempuan, dan Keluarga Sakinah. Kegiatan ini sebagai bagian membina akhlak dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di kalangan perempuan, Kamis (29/1/2026).
Kegiatan diawali dengan pengkajian Al Quran Surat Al-Baqarah ayat 1–5 yang disampaikan Ustadzah Jayabaya. Ia menjelaskan bahwa ayat-ayat tersebut menegaskan hakikat ketakwaan yang mencakup keseimbangan antara iman dalam hati, pelaksanaan ibadah, serta kepedulian sosial melalui harta.
“Ketakwaan tidak hanya diukur dari keyakinan, tetapi juga harus diwujudkan dalam amal ibadah dan kepedulian sosial. Inilah fondasi penting dalam membangun pribadi dan keluarga yang diridhai Allah SWT,” jelasnya.
Ketua DPD LDII Kabupaten Maros, Ibnu Rusyd dalam sambutannya menekankan bahwa pembinaan kaum ibu memiliki peran strategis dalam membangun karakter keluarga dan lingkungan. “Ibu-ibu adalah pilar ketahanan keluarga. Melalui pengajian ini, kami ingin membekali para perempuan dengan ilmu agama yang kokoh dan akhlak yang baik, sekaligus mempererat silaturahim antarwarga,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Ketua Bidang Pemuda, Perempuan, dan Keluarga Sakinah MUI Maros, Ustadzah Arniaty memberikan nasihat agama kepada 200 ibu-ibu. Ia mengulas tentang tujuh ciri wanita calon penghuni surga, yakni taat kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW, menjaga salat, menjauhi perbuatan zina, taat kepada suami, sabar, berprasangka baik, serta menjaga aib keluarga.
“Perempuan memiliki peran besar dalam menentukan arah keluarga. Ketika seorang ibu menjaga iman dan akhlaknya, insya Allah keluarganya pun akan berada dalam kebaikan,” tuturnya.
Mewakili MUI Kabupaten Maros, ia juga menyampaikan apresiasi atas penyambutan hangat dan suasana kekeluargaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan luar biasa dari LDII Kabupaten Maros. Semoga silaturahim ini terus terjaga dan saling memotivasi untuk membumikan syiar agama Allah di tengah masyarakat,” ungkapnya.








