Bantul (25/5). SMP Alkarima Boarding School kembali menorehkan prestasi dalam ajang Lomba Cerdas Cermat Museum (CCM) tingkat SMP se-Kabupaten Bantul. Sekolah naungan DPD LDII Kabupaten Bantul tersebut berhasil lolos ke babak final setelah melewati tahap seleksi yang digelar Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul di GOR Kalurahan Guwosari, Pajangan, Selasa (5/5/2026).
Lomba CCM diikuti sekitar 70 sekolah tingkat SMP dari berbagai wilayah di Kabupaten Bantul. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul dalam meningkatkan pengetahuan generasi muda terhadap sejarah, budaya, dan museum sebagai sarana edukasi. Para peserta diuji melalui berbagai pertanyaan terkait sejarah lokal, budaya nasional, tokoh perjuangan, hingga pengetahuan umum mengenai museum di Indonesia.
SMP Alkarima Boarding School mengirimkan tiga siswa sebagai perwakilan sekolah, yakni Balqis Ameera Al Kayyisa, Naura Kamila Ardina Putri, dan Danis Fahriza Afiqah. Ketiganya didampingi guru pembimbing, Citra Hardiansyah, selama proses persiapan hingga pelaksanaan seleksi. Melalui persiapan yang dilakukan secara intensif, tim SMP Alkarima berhasil masuk jajaran finalis dan akan melanjutkan kompetisi pada babak final akhir Mei mendatang.
Guru pembimbing, Citra Hardiansyah, mengaku bersyukur atas hasil yang diraih para siswa. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses belajar dan latihan yang dilakukan secara konsisten selama beberapa pekan terakhir.
“Anak-anak menjalani latihan hampir setiap hari, mulai dari diskusi materi sejarah, latihan soal, hingga penguatan kerja sama tim. Hasil ini menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi bagi mereka untuk terus belajar,” ujar Citra.
Ia mengatakan para siswa menunjukkan perkembangan yang baik selama masa persiapan lomba. Selain meningkatkan pengetahuan akademik, kegiatan tersebut juga melatih rasa percaya diri, kemampuan berpikir cepat, dan kekompakan tim. “Kami melihat anak-anak menjadi lebih aktif berdiskusi dan lebih percaya diri saat menjawab pertanyaan. Ini bukan hanya soal perlombaan, tetapi juga proses pembelajaran karakter dan kemampuan komunikasi,” katanya.
Salah satu peserta lomba, Naura, mengatakan dirinya bersama tim awalnya hanya ingin mencari pengalaman melalui ajang tersebut. Namun, hasil seleksi yang membawa mereka lolos ke babak final menjadi motivasi tambahan untuk mempersiapkan diri lebih baik lagi.
“Awalnya kami hanya ingin menambah pengalaman dan mencoba kemampuan. Setelah lolos final, kami jadi lebih termotivasi untuk belajar lebih serius agar bisa memberikan hasil terbaik untuk sekolah,” ujarnya.
Ketua DPD LDII Kabupaten Bantul mengapresiasi capaian siswa SMP Alkarima Boarding School dalam ajang tersebut. Menurutnya, prestasi itu menunjukkan pembinaan pendidikan di lingkungan sekolah naungan LDII tidak hanya berfokus pada pendidikan agama, tetapi juga pengembangan wawasan, karakter, dan kemampuan akademik siswa.
“Kami berharap para peserta dapat terus menjaga disiplin belajar dan tampil maksimal pada babak final Lomba Cerdas Cermat Museum yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Mei 2026 di Balai Kalurahan Mulyodadi, Bambanglipuro, Bantul,” tutupnya.









